PEKANBARU – Kondisi sejumlah ruas jalan di Provinsi Riau yang berada di Inhu dab Inhi terus mengalami kerusakan mendapat sorotan dari DPRD Riau. Pemerintah Provinsi Riau diminta tidak menunggu kerusakan semakin parah hingga menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.

Anggota DPRD Riau Dapil Inhil Andi Darma Putra menegaskan, persoalan infrastruktur jalan harus menjadi perhatian serius pemerintah. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terlebih jika kondisi jalan berada di kawasan yang memiliki risiko longsor maupun kerusakan badan jalan yang lebih berat.

“Jangan jalan semakin rusak. Jalan-jalan itu betul, kondisinya seperti itu,” ujar anggota komisi I DPRD Riau Andi Darma Putra, Senin (31/8/2026) dalam menyoroti kondisi infrastruktur jalan.

Menurut politisi PDIP, pemerintah daerah melalui dinas terkait harus memiliki langkah konkret untuk memastikan jalan-jalan yang mengalami kerusakan segera mendapatkan penanganan. Jangan sampai persoalan teknis dan berbagai alasan justifikasi menjadi penghambat perbaikan di lapangan.

Ia juga menyinggung perlunya koordinasi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Riau terkait kondisi sejumlah ruas jalan yang membutuhkan perhatian.

“Ini yang harus ditindaklanjuti, terkait jalan itu,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah tidak hanya bergerak ketika kerusakan sudah parah. Minimal, anggaran pemeliharaan jalan harus tetap tersedia sehingga kerusakan kecil dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kerusakan berat.

“Kalau tidak, minimal biaya perawatan kita sudah tidak ada,” katanya.

Ia menilai keberadaan anggaran pemeliharaan menjadi sangat penting untuk menjaga kondisi jalan yang sudah dibangun agar tetap dapat digunakan masyarakat dengan aman dan nyaman.

Ia juga mendorong agar persoalan tersebut kembali dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi Riau, termasuk meminta penjelasan langsung kepada gubernur mengenai kebijakan penanganan infrastruktur jalan.

“Harapan kita, ini bisa ditindaklanjuti. Jangan sampai jalan rusak dibiarkan, kemudian baru ditangani setelah kondisinya semakin parah,” ujarnya.

Bagi DPRD, pembangunan jalan tidak cukup hanya dengan membangun ruas baru. Pemeliharaan dan perawatan secara berkala juga menjadi bagian penting agar infrastruktur yang telah menghabiskan anggaran besar tidak cepat rusak dan kembali membebani keuangan daerah.

Karena itu, pemerintah diminta memastikan program pemeliharaan jalan berjalan efektif, terutama pada ruas-ruas yang menjadi akses utama masyarakat dan memiliki tingkat kerusakan cukup tinggi. ***