BENGKALIS, GORIAU.COM - Sesuai target hingga akhir tahun ini, proyek multiyears mulai dilelangkan. Informasi yang diperoleh di Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Bengkalis selaku leading proyek MY, BMP telah menyerahkan dokumen pelelangan ke Unit Layanan Pengadaan, Rabu (26/12/2012) kemaren.

Kepala Dinas BMP, Muhammad Nasir membenarkan kalau pihaknya telah menyerahkan dokumen pelelangan ke ULP, Rabu (26/12/2012). Proyek MY yang akan dilelangkan tersebut sebanyak enam paket kegiatan yang semuanya adalah sarana peningkatan jalan berupa jalan poros dan jalan lingkar yang terdapat di delapan kecamatan.

“Kita telah menyerahkan dokumen pelelangan ke ULP untuk segera dimulainya tahapan pelelangan kegiatan tahun jamak tersebut. Semua dokumen yang kita serahkan sesuai dengan rencana meliputi enam paket jalan poros dan lingkar yang tersebar diseluruh kecamatan di Kabupaten Bengkalis,” terang Nasir.

Disinggung soal pembiayaan kegiatan MY, mantan Kadis Pekerjaan Umum Indragiri Hilir ini ia menyebutkan tahun 2012 sudah dituangkan dalam APBD dengan total anggaran Rp360 miliar yang bersumber dari APBD murni Rp 120 milar, ditambah di APBD Perubahan Rp240 miliar. Untuk tahun 2013 sudah diusulkan di RAPBD 2013 sekitar Rp700 miliar lagi.

Dengan total anggaran keseluruhan yang dianggarkan pada tahun 2012 dan 2013 sudah melebihi Rp1 triliun, dari total keseluruhan pembiayaan MY yang mencapai Rp 2,5 triliun.Target yang diapungkan Dinas BMP sendiri, selambatnya akhir tahun 2014 atau tahun 2015 sudah selesai dikerjakan rekanan pelaksana.

“Pembiayaan menggunakan sistem tahun jamak. Dengan telah dimasukannya usulan anggaran untuk tahun 2013, maka pembayaran kegiatan MY masih akan dilakukan pada tahun 2014 dan 2015 sebagai tahun terakhir pelaksanaan MY,”sambung Nasir.

Saat disinggung tentang perizinan seperti izin pelapasan kawasan serta analisa mengenai dampak lingkungan (amdal), Nasir menyebutkan dilakukan sambil berjalan. Saat ini pelepasan kawasan sudah keluar surat persetujuan Gubernur Riau, sedangkan amdal terus dalam proses penyiapan. “Sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan MY, kita berharap proses lelang di ULP sudah selesai akhir Januari atau selambatnya awal Februari. Sehingga pada bulan Februari atau Maret pemenang lelang sudah mulaio bekerja di lapangan,” tambah Nasir.

Seperti diketahui keenam paket MY tersebut adalah peningkatan jalan poros Duri-Bukit Batu dengan anggaran Rp 542,5 miliar dimulai dari desa Temiang (Bukit Batu) menuju KM 27 jalan Gajah Mada kota Duri sepanjang 68,6 kilometer (KM). Jalan lingkar pulau Rupat dari kelurahan Batu Panjang ke desa Pangkalan Nyirih dengan biaya Rp 528 miliar sepanjang 51 KM.

Selanjutnya jalan lingkar Duri Barat dari desa Balai Makam ke Balai Raja sepanjang 34,15 KM dengan pagu anggaran Rp 394,8 miliar. Jalan lingkar Duri Timur dari jalan Gajahmada ke desa Tasik Serai di kecamatan Pinggir sepanjang 42,43 KM anggaran Rp235,9 miliar.

Dua paket lagi adalah peningkatan jalan dari kecamatan Bukit Batu ke Siak Kecil dari desa Buruk Bakul (Bukit Batu) ke desa Langkat (Siak Kecil) dengan panjang jalan 39,95 KM dengan pagu dana Rp 382,3 miliar. Terakhir adalah jalan poros pulau Bengkalis dari desa Sungai Alam-Ketam Putih di kecamatan Bengkalis menuju desa Pambang di kecamatan Bantan dengan panjang 35 KM alokasi dana sebesar Rp429,9 miliar. (jfk)