PEKANBARU - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau mulai menghitung kerugian yang dialami Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau atas kerusakan venue sepaktakraw di area Purna MTQ Riau, selama Kongres XXIX Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) berlangsung pada 22 November hingga 5 Desember 2015 lalu di Pekanbaru.

"Kami sudah menginventarisir kerugian untuk rehab venue sepaktakraw. Untuk Gelanggang Remaja belum dapat kami pastikan berapa kerugiannya," kata Kepala Dispora Riau, Edi Yusti, Rabu (16/12/2015) di Pekanbaru.

Untuk saat ini, Dispora Riau menafsirkan venue sepaktakraw memerlukan dana sebesar Rp56,5 juta untuk perbaikan.

"Rehap venue sepaktakraw memerlukan Rp56,5 juta untuk perbaikan dan akan kami anggarkan di APBD 2016," imbuh Edi Yusti.

Mendengar pernyataan Kadispora Riau tersebut, kepastian perbaikan kerusakan fasilitas Pemprov Riau selama Kongres XXIX HMI berlangsung pun menjadi tanda tanya. Pasalnya, Ketua PB HMI Periode 2015-2017 Mulyadi P Tamsir sempat mengelar konferensi pers yang menyatakan PB HMI siap mengganti segala kerugian yang diderita Pemprov Riau atas kerusuhan kongres HMI.

"Kami siap mengganti semua kerugian yang dialami Pemprov Riau," papar Mulyadi, Minggu (6/12/2015) lalu. ***