PEKANBARU – Kebakaran yang melanda kawasan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Dumai, Kamis malam (2/10/2025), langsung mendapat perhatian dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau. Kepala Disnakertrans Riau, Roni Rahmat, menurunkan empat pengawas ketenagakerjaan untuk melakukan investigasi di lokasi.

Roni menyebutkan, tim yang diterjunkan bertugas mengumpulkan informasi awal terkait penyebab kebakaran. "Saat ini mereka masih bekerja di lapangan. Targetnya, minggu depan hasil awal penyelidikan sudah bisa diketahui," ungkapnya kepada Goriau.com, Jumat (3/10/2025).

Laporan sementara menyebutkan tidak ada korban jiwa maupun luka di kalangan pekerja PT KPI Dumai. Meski begitu, Roni menegaskan pihaknya hanya memiliki kewenangan memeriksa aspek ketenagakerjaan. "Kalau ada dampak terhadap masyarakat sekitar, itu ranah pemerintah setempat dan aparat penegak hukum, bukan Disnakertrans," jelasnya.

Ia menekankan, investigasi ini tidak hanya untuk mengetahui penyebab kebakaran, tetapi juga menjadi upaya pencegahan agar insiden serupa tidak terulang. PT KPI Dumai disebut sebagai salah satu objek vital nasional yang berperan penting menjaga pasokan energi di Indonesia.

"Kami akan menyampaikan hasil penyelidikan secara transparan kepada publik. Harapannya tim bisa segera menyelesaikan tugas agar hasilnya dapat dipublikasikan. Ini penting untuk menjawab pertanyaan masyarakat sekaligus memastikan standar keselamatan kerja benar-benar ditegakkan," paparnya.

Pemerintah Provinsi Riau berharap langkah investigasi ini bisa memperkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di kawasan industri strategis seperti PT KPI Dumai. Upaya tersebut dinilai penting untuk melindungi pekerja sekaligus mencegah potensi kerugian besar akibat insiden kebakaran. ***