DURI - Menjelang 1 Mei mendatang, ribuan buruh di Kecamatan Mandau dirundung kegelisahan. Pasalnya, pada tanggal yang bertepatan dengan hari buruh ini juga akan menjadi hari yang bersejarah bagi buruh di Mandau, Kabupaten Bengkalis Riau. Dimana akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal oleh sejumlah perusahaan sub kontraktor Migas.

Kegelisahan para buruh ini pun telah disampaikan kepada Bupati Bengkalis, Amril Mukminin beberapa waktu lalu dalam pertemuan yang juga di hadiri oleh Pimpinan Perusahaan di Kecamatan Mandau, Managemen PT Chevron Pasifik Indonesia, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bengkalis, dan tenaga kerja (naker) diwilayah Kecamatan Mandau. Diakhir pertemuan itu, Disnakertrans Bengkalis menyampaikan akan ada pertemuan selanjutnya dengan pihak Managemen Chevron dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Demikian dikatakan Kadisnakertrans Bengkalis, Ridwan Yazid kepada GoRiau.com, Rabu (20/4/2016). "Insya Allah 28 April ini akan ada pertemuan lanjutan. Pertemuan ini nanti antara Managemen PT Chevron Pasifik Duri dengan Disnakertrans dan dipimpin langsung oleh Bupati Bengkalis, Amril Mukminin," katanya.

Dalam pertemuan itu nanti, akan fokus membahas masalah tenaga kerja secara keseluruhan dilingkup Kabupaten Bengkalis. Terkhusus masalah adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di wilayah Kecamatan Mandau dan sekitarnya.

"Dari informasi yang masuk ke kita saat ini, kebanyakan pengurangan naker ini terjadi diwilayah kerja Chevron. Seperti harapan Bupati, pertemuan itu nantinya adalah mencarikan solusi bersama dan PHK itu pilihan terakhir," imbuhnya lagi. ***