DUMAI, GORIAU.COM - Seorang pekerja las di PT Pertamina RU II Dumai terkena semburan air panas yang mencapai 140 derjat celcius dari operasional perusahaan plat merah tersebut. Akibatnya sekujur tubuh korban melepuh.


Adalah Benget Beda Simanulang (45) warga Gang Cengkeh Jalan kesuma, keluarahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur yang menjadi korban semburan air panas 140 derjat celcius tersebut sempat mendapat perawatan medis di RS Pertamina Dumai dan akhirnya harus dilarikan ke RS Santa maria Pekanbaru, sebelum kemudian meregang nyawa akibat tidak lagi dapat diselamatkan.

Suami dari Boru Sihombing tampak terpaku sedih ditepi jenazah suaminya yang tanpa disangka harus berpisah untuk selamanya dari keluarga saat jasad korban tiba dari Pekanbaru, Minggu (22/09/13) sekitar pukul 21.00 Wib.

Informasi yang dirangkum dari teman kerja korban menceritakan korban yang merupakan pekerja welder (pengelasan pipa) pada Jum'at (20/9) sekitar pukul 14.00 Wib kemarin masih disibukkan dengan perbaikan pipa diareal operasional PT Pertamina Dumai.

"Saat kejadian korban sedang berada di ketinggian 4 meter dengan kondisi badan terikat Body Hernes, tiba-tiba saja pipa yang berada disekitarnya meledak dan menyemburkan air panas ketubuh korban." ujar teman korban yang enggan menyebutkan namanya.

Ditambahkan teman kerja korban tersebut. Saat kejadian korban berusaha untuk melarikan diri, namun Body Hernes yang mengikat tubuh korban pada ketinggian 4 meter memaksa korban harus menerima tubuhnya dibasahi air panas hingga 140 derjat celcius.

"Setelah berhasil diturunkan, korban langsung dilarikan ke RS Pertamina, tetapi pihak rumah sakit menyarankan agar dirujuk ke RS Pekanbaru karena kondisi korban sudah sangat parah, saat kejadian kulit korban sudah melepuh. Bahkan, saat paakaian dan sepatunya dilepaskan kulitnya sudah lepas akibat air yang terlalu panas itu," tambah teman kerja korban saat ditemui dirumah duka.

Lebih jauh dijelaskan teman kerja korban. Tadi pagi, Benget Beda Simanulang akhirnya tidak dapat tertolong dan menghembuskan nafas terakhir di RS Santa Maria Pekanbaru.

"Rencananya korban akan dikebumikan Senin (23/9/13) di pemakaman keluarga Batak, Kecamatan Bukit Kapur.

Menagemen PT Pertamina RU II Dumai hingga berita ini dimuat belum bisa dimintai keterangan terkait kejadian yang menimpa keluarga almarhum Benget Beda Simanulang.(egy)