
TEMBILAHAN- Dinilai belum melakukan apa-apa sudah meminta penyertaan modal oleh Fraksi PDIP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Direktur Utama (Dirut), PDAM Tirta Indragiri, Agustian Rasmanto menanggapi santai.
''Soal penyertaan modal sebetulnya kita sudah beberapa kali hearing, sudah disampaikan semua. Kalau di paripurna disampaikan begitu, artinya mereka tidak mengikuti hearing selama ini,'' ujar Agus saat dikonfirmasi GoRiau.com terkait tanggapan fraksi PDIP pada rapat paripurna pandangan umum fraksi-fraksi, Selasa (24/11/2015) kemarin.
Ia menegaskan, siapapun yang menjabat menjadi Dirut PDAM, akan melakukan hal yang sama dengan dirinya, karena, hutang PDAM Tirta Indragri saat ini dijelaskannya sudah sebesar Rp7 miliar.
''Sebelum saya masuk, PDAM itu sudah dinyatakan sakit, kecuali sehat, memangnya Dirut bawa uang pribadi. Apalagi penyertaan modal untuk 2016, 2017 dan 2018, itu dari pihak Pemkab sendiri kok yang usulkan seperti itu,'' tambahnya.
Sulitnya menyembuhkan sakitnya PDAM Tirta Indragri saat ini, dijelaskannya karena tidak sebandingnya biaya produksi dengan harga jual. Dimana harga produksi mencapai 6000, sedangkan penjualan hanya 3000.
''Masak dibantu Rp5 miliar pertahun dianggap besar, untuk Bank Riau Kepri saja Rp7,5 miliar, jauh diatas kita,'' cetusnya.
Jika pun pihak DPRD tidak menyetujui penyertaan modal untuk PDAM Tirta Indragri, dikatakannya ia akan tetap menerima keputusan itu.
''Kita lihat dulu perkembangannya, sekali lagi saya minta antara Pemkab dan DPRD sama-sama menilai apa yang telah dilakukan. Kalau tidak mau, oke kita terima, solusinya ya kita naikan tarif jadi 100 persen,'' tukas Agustian Rasmanto.
Sementara itu, Bupati Inhil, HM Wardan dalam pidato tanggapannya terhadap pandangan umum fraksi-fraksi yang dibacakannya pada Selasa (24/11/2015) malam mengatakan untuk sama-sama memberikan dukungan kepada manajemen yang baru, dengan cara memberikan suntikan dana.''Marilah bersama-sama kita berikan kesempatan dalam bentuk suntikan atau investasi. Mari kita lihat kinerja manajemen yang baru dengan adanya investasi ini apakah manajemen yang baru mampu menjawab semua harapan kita,'' jelas HM Wardan.***