PEKANBARU – Ketua DPD Partai Ummat Pekanbaru, Arwen, menuding apa yang dilakukan oleh 9 orang Ketua DPC Partai Ummat se-Pekanbaru adalah persoalan keliru.

Bahkan, 9 DPC yang membuat mosi tak percaya kepada dia itu dinilainya memiliki niat yang salah ketika bergabung dengan partai bentukan tokoh reformasi, Amien Rais ini.

Baca juga:  Ketua Partai Ummat Pekanbaru Dimosi Tidak Percaya, DPW tak Kunjung Merespon

"Mereka ini niat masuk partai Ummat kita tidak tahu. Kalau mau berjuang bersama partai Ummat, tentu harus dimulai dengan niat keikhlasan untuk menyikapi kondisi masyarakat saat ini," ujar Arwen, Selasa (15/2/2022).

Dikatakan Arwen, jika seseorang sudah menyatakan bergabung dengan Partai Ummat, maka dia harus bisa sikap dan perbuatannya harus mencerminkan tagline 'Melawan Kezaliman dan Menegakkan Keadilan'.

"Mereka-mereka ini banyak maunya, setelah saya jadi ketua DPC, mereka minta kantor, minta dibuatkan baju, buatkan yang lainnya, sebelumnya saya sudah ajak rapat dan ajak berjuang dengan keikhlasan," tambah Arwen.

Karena permintaannya tak terpenuhi, lanjut Arwen, makanya 9 DPC tersebut membuat isu mosi tidak percaya. Padahal, bagi Arwen dan kader lainnya, bergabung dengan partai harus didasari dengan asas perjuangan.

Disesalkan Arwen, lima Ketua DPC yang buat mosi tidak percaya itu sebelumnya mereka sudah menyatakan mundur dari partai Ummat. Kelima pengurus tersebut, ada Pengurus Pekanbaru Kota, Sukajadi, Marpoyan damai, Payung sekaki dan Limapuluh, sedangkan Sail dan Rumbai timur yang menyatakan sikap tetap di partai Ummat.

"Jadi partai ini dijalankan dengan keikhlasan luangkan waktu baik moril dan materil, bukan untuk mencari yang lain, kalau memang mencari yang lain di partai ini tidak bisa,"ujar Arwen.

Arwen dengan tegas menyampaikan, dirinya dan sebagian besar kader lain yang mau fokus berjuang, dan tidak mau terganggu dengan tingkah segelintir orang ini.

"Partai ini kita butuh kebersamaan dan perjuangan. Kami sudah siapkan pengganti bagi yang sebelumnya menyatakan diri mundur itu,"ujar Arwen.

Saat ini, menurut Arwen tugas mereka di partai Ummat hanya ada dua program saja, pertama bagaimana merekrut masyarakat untuk bergabung dengan partai Ummat, untuk memenuhi syarat KPU dan lolos verifikasi KPU.

"Program berikutnya dirumuskan setelah Pileg, butuh kebersamaan, dan sebagaimana yang menjadi kunci utama, keikhlasan dan kebersamaan,"ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Ummat Kota Pekanbaru, Arwen, dimosi tidak percaya oleh 9 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kota Pekanbaru. Mosi tidak percaya ini dibuat oleh DPC karena berbagai alasan.

9 DPC yang menandatangani mosi tidak percaya tersebut adalah Payung Sekaki, Marpoyan Damai, Limapuluh, Sukajadi, Bukit Raya, Senapelan, Sail, Pekanbaru Kota, dan Rumbai.

Hal tersebut disampaikan perwakilan DPC di Kantor DPD Partai Ummat Kota Pekanbaru, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Minggu (13/2/2022). Mosi tidak percaya ini dibuat karena mereka tidak mempercayai Ketua DPD Partai Ummat Pekanbaru dalam memimpin. ***