BANGKINANG – AKBP Rido Rolly Maruli Parsaoran Purba mengatakan, kalau orang yang memasang spanduk agar dirinya dicopot karena diduga bersikap arogan dan kasar, adalah warga yang anti Vaksin.

“Itu orang yang anti vaksin. Kata-kata kasar dan arogan itu, perspektif. Saya sebagai Kapolres harus tegas dalam menegakkan aturan,” kata AKBP Rido kepada GoRiau, Selasa (15/2/2022).

Mantan Kasubdit Ditkrimum Polda Riau itu meyakini, pihaknya didukung oleh aparat pemerintahan di Kabupaten Kampar untuk melakukan percepatan Vaksinasi terhadap masyarakat.

Berita Sebelumnya:
-  Masyarakat Kampar Pasang Spanduk Minta Kapolres AKBP Rido Purba Dicopot
-  Tolak Vaksin dan Sebut Orang Kampar tak Terbiasa Berbahasa Kasar, Kepala Sekolah Ini Akhirnya Minta Maaf
-  Respon Permintaan Warga Agar Kapolres Kampar Dicopot, Kapolda Riau Langsung Perintahkan Propam Turun Tangan

“Saya dan jajaran juga didukung oleh semua elemen di Kabupaten Kampar, kami bersama-sama melakukan segala upaya dalam percepatan vaksinasi Covid 19,” lanjutnya.

Menyinggung oknum kepala sekolah yang sempat menolak vaksin, saat ini juga sudah divaksinasi. Untuk itu, Rido meminta agar masyarakat mendukung proses vaksinasi di Kabupaten Kampar.

“Akhirnya yang bersangkutan sudah divaksin juga. Tolong bantu berita positif, agar masyarakat Kampar lebih banyak lagi yang mau divaksin, karena vaksin adalah kebutuhan kita bersama,” tutup Rido. ***