DUMAI - Keberadaan alat berat di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Dumai, Riau, tepatnya di depan Bank Riau Kepri diduga mengganggu pengguna jalan yang melintas dari arah Jalan Patimura, serta Jalan Budi Kemuliaan dan Jalan Sukajadi.

Pantauan GoRiau.com (GoNews Grup), sering kali sepeda motor yang keluar dari Jalan Tenaga, melawan arus untuk menuju Jalan Budi Kemuliaan dan Sukajadi. Sehingga sepeda motor yang melawan arus tersebut terkadang tidak terlihat oleh pengemudi yang melintas dari Jalan Patimura ke Jalan Sultan Syarif Kasim.

Alat berat tersebut tidak hanya di depan Bank Riau Kepri, tapi ada juga di dekat Telkom yang keberadaannya tidak terlalu menggangu pengguna jalan raya. Dua unit alat berat yang ada di Jalan Sultan Syarif Kasim merupakan bentuk kekecewaan rekanan yang mengerjakan drainase, namun belum dibayarkan.

Pekerjaan pembangunan drainase ada di empat titik, dilakukan oleh PT Bintang Timur Terang (Jalan Sultan Syarif Kasim), PT Mitra Kencana Sakti (Jalan Hasanuddi), PT Tamako Raya (Jalan M Soleh), dan PT Duta Perdana Dumai (Jalan Simpang Purai Bulu Hala).

Kuasa Hukum keempat rekanan itu, Edi Azmi Rozali saat dikonfirmasi GoRiau.com, Selasa (6/12/2016) mengatakan, hal itu dilakukan karena bentuk kekecewaan rekanan yang belum dibayarkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Dumai hingga saat ini.

Baca Juga: Proyek Drainase 2013 Telan Uang Rakyat Puluhan Miliar di Dumai Bagai Buah Simalakama

"Keberadaan alat berat ini untuk kepentingan rakyat. Karena rakyat juga yang belum dibayarkan pekerjaannya oleh Pemko Dumai. Semua itu (alat berat) tergantung Pemko Dumai mau bayar. Lebih cepat, cepat juga alat berat itu tidak ada. Kita saat ini menunggu surat perintah membayar (SPM) ditanda tangani," ujarnya.

Ditempat terpisah, Kapolres Dumai AKBP Donal H Ginting menjelaskan kepada GoRiau.com, keberadaan alat berat pihaknya telah memberikan surat himbauan kepada rekanan Pemko Dumai. "Adanya alat berat tersebut karena rekanan yang belum dibayarkan oleh Pemko Dumai," urainya singkat.

Baca Juga: Ini Kesepakatan Pemko Dumai dan Rekanan, Terkait Proyek Drainase 2013

Sementara itu Kepala Kantor Satpol PP Kota Dumai Noviar Indra saat dikonfirmasi GoRiau.com tidak banyak menjelaskan terkait keberadaan alat berat yang diduga mengganggu pengguna jalan raya. "Ini masalah rekanan yang belum dibayarkan," ungkapnya singkat.*** #DUMAI