DUMAI, GORIAU.COM - Calon Gubernur Riau H. Jon Erizal, SE, MBA, dan Calon Wakil Gubernur Riau H.R. Mambang Mit (JE-MM) diberi kehormatan ikut menabur beras kunyit dan menyiramkan air tolak bala bersama Menko Perekonomian Hatta Rajasa tanda diresmikannnya pemakaian infrastruktur jalan pendukung program Master Plan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Jalan Dumai-Pelintung, Kota Dumai, Senin (19/8/2013).

JE-MM tampil menaburkan beras kunyit dan menyiramkan air tolak bala setelah Menko Perekonomia Hatta Rajasa, Menhut Zulkifli Hasan, Wakil Menteri PU Hermanto Dakdar, Asisten II Setda Riau Emrizal Pakis, Walikota Dumai Khairul Anwar, dan Ketua MKA LAM Riau Dumai Datuk Basrul Jamal. Mambang Mit duluan menaburkan beras kunyit dan menyiramkan air dari kendi. Kemudian dilanjutkan Cagubri Jon Erizal.

Jon Erizal mendapatkan kehormatan menaburkan beras kunyit dan menyiramkan air tolak bala karena perannya dalam merealisasikan program kerakyatan tersebut. Jauh sebelumnya, Walikota Dumai Khairul Anwar yang berteman kecil dengan Jon Erizal meminta bantuan putra kelahiran Parit Bangkung, Bengkalis, itu untuk memperbaiki jalan-jalan di Dumai yang rusak parah. Berkat bantuan Jon Erizal, Khairul bersama dengan sejumlah pengusaha Dumai menemui Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

''Saya ingat betul bagaimana kami diterima di kantor Pak Hatta di Jakarta. Terima kasih kami kepada Bapak Jon Erizal yang telah menjembatani pertemuan dengan Pak Hatta,'' kata Walikota Dumai Khairul Anwar dalam sambutannya pada peresmian jalan tersebut. Dalam pertemuan itu, langsung disepakati dana program MP3EI sebagian diarahkan untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak di Dumai.

Pemerintah pusat melalui  APBN 2012 mengucurkan dana Rp 498 miliar dan ditambah lagi tahun 2013 sebesar Rp 188 miliar, sehingga totalnya Rp 690 miliar. Proyek jalan ini meliputi Dumai-Pelintung, Simpang Batang-Parit Kitang, Simpang Kulim-Dumai. ''Ini sebagai salah satu upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan Riau, khususnya  Dumai,'' kata Khairul.

Menurut Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Riau termasuk Koridor I Sumatera dari enam koridor program MP3EI. Karena itu, Riau perlu mendapatkan perhatian. Sejak program ini diluncurkan tahun 2011, sudah Rp 600 triliun dana APBN diluncurkan. Diharapkan, semua daerah yang dilewati program MP3EI, dapat tumbuh lebih cepat dan kesejahteraan cepat dirasakan masyarakat. (rls)