PEKANBARU, GORIAU.COM - Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau menyurati manajemen PLN Riau untuk kedua kalinya dalam minggu ini. PLN diminta tidak memadamkan listrik selama prosesi Paripurna Istimewa HUT Riau pagi ini, Selasa (20/8/2013).

Hal ini disampaikan oleh Sekwan Zulkarnain Kadir ketika ditemui di ruang kerjanya.

"Kita telah menyurati untuk kedua kalinya agar PLN jangan lagi memadamkan listrik saat prosesi HUT Riau berlangsung," kata Zulkadir kepada wartawan.

Kemudian dikatakannya lagi, Setwan harus kembali menegaskan ke PLN agar tidak mematikan sebagaimana yang terjadi pada saat rapat paripurna istimewa DPRD Riau dalam rangka penyampaian visi misi pasangan Cagubri 2013, Minggu (18/8/2013) yang lalu.

"Kita tidak mau hal itu terulang lagi. Ginset kita tidak akan kuat kalau digunakan untuk semua di sini (di gedung dewan). Untuk itu kita telah minta PLN agar tidak mematikan listrik sampai makan siang," tambahnya lagi.

Sebelumnya, pada sidang paripurna istimewa DPRD Riau yang mengagendakan penyampaian visi dan misi calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2013 - 2018, Minggu (18/8/2013) diwarnai aksi mati lampu sekitar 3 menit. Akibatnya, para pendukung pun bersorak heboh.

Matinya lampu di ruang sidang paripurna DPRD Riau ini terjadi sekitar pukul 10.28 Wib dimana Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, Edy Sabli sedang menyampaikan laporan pelaksanaan tahapan Pilkada Riau.

Akibat mati lampu tersebut suasana pun gelap gulita dan yang terdengar hanya kehebohan para pendukung. Sedangkan penyampaian laporan KPU otomatis terhenti.

Setelah 3 menit kemudian, lampu kembali menyala dan Ketua KPU Riau kembali melanjutkan penyampaian laporannya. (nti)