
SIAK SRI INDRAPURA, - Usia senja tak menjadi penghalang bagi budayawan Orang Kaya (OK) Nizami Jamil untuk berkarya. Di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80, Rabu (21/12/2016), seniman Riau kelahiran Kota Siak Sri Indrapura ini meluncurkan karya tulisnya ke-25 dengan judul "Sejarah Raja Kecik Pahlawan Melayu di Selat Malaka".
Novel sekitar 200 halaman itu menceritakan bagaimana perjuangan Sultan Mahmud Syah dari tahun 1485 - 1699 melawan penjajahan di Siak Sri Indrapura. Kemudian, perjuangan itu dilanjutkan anaknya Sultan Mahmud Syah II yang dikenal dengan nama Raja Kecik yang sekarang menjadi nama jalan di Kota Siak.
Kisah sejarah yang ditulis OK Nizami Jamil ini begitu asyik untuk dibaca. Susunan kata yang mudah dipahami membuat si pembaca semakin penasaran menyelesaikan novel sejarah keturunan Sultan Syarif Kasim yang terkenal sebagai Raja Siak Sri Indrapura. Dimana tahun 1945, seiring proklamasi kemerdekaan Indonesia oleh Sukarno-Hatta, Raja Siak ini menyerahkan sebagian besar harta kekayaan kepada pemerintah, dan resmi bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Bertahun-tahun mengasingkan diri, Raja Kecik turun gunung membawa 17 hulu balang untuk merebut tahta ayahanda Sultan Mahmud Syah yang merupakan pewaris keturunan Kerajaan Malaka. Perlawan Raja Kecik tak sia-sia, pasukannya berhasil merebut kembali tahta yang dikuasai penjajah Belanda.
"Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Bupati Siak dan LAMR Siak yang terus mendorong dan memotivasi saya hingga selesai penulisan buku ini. Meskipun tak mudah bagi saya di usia senja ini, namun semua masukan itu menjadi motivasi besar bagi saya," kata Datuk H OK Nizami Jamil, saat acara peluncuran novel Sejarah Raja Kecik Pahlawan Melayu di Selat Malaka di Gedung LAMR Siak, Rabu (21/12/2016).
Istri OK Nizami Jamil, Hj Yurnalis OK Nizamil mengatakan, tanah Riau tempat mengabdi yang juga merupakan karya tulis bagi suaminya. Tanggal 16 Desember 2016 lalu juga telah diluncurkan buku ini di Pekanbaru, bertepatan Hari Ibu.
"21 Desember merupakan hari istimewa yaitu hari ulang tahun OK Nizami Jamil ke-80 serta ulang tahun perkawinan kami ke-55 tahun," kata Yurnalis.
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yag hadir pada peluncuran buku itu sangat mengagumi sosok OK Nizami Jamil. Tak hanya Bupati, tampak hadir Gubernur Riau diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Provinsi Riau Ruslan Agus, Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, Forkopimda Kabupaten Siak, serta tokoh masyarakat.
"Sebagai seorang tokoh adat, budayawan dan seniman, OK Nizami telah banyak menyumbangkan budaya serta melahirkan kontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Siak. Kisah Raja Kecik ini bisa menjadi contoh dan tauladan kepada generasi muda," kata Agus.
Bupati Siak menyampaikan tahniah kepada OK Nizami Jamil yang telah memasuki usia 80 tahun. Syamsuar bersyukur pada hari ini bisa mengikuti peluncuran buku yang sangat bermakna bagi Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Siak yaitu tentang Sultan pendiri Kerajaan Siak pertama.
"Walaupun usianya bertambah, beliau terus berkarya menulis buku untuk generasi penerus," kata Syamsuar.
"Kami menyambut baik serta mendukung karya OK Nizami Jamil apalagi tentang sejarah Melayu. Saya melihat ini adanya pembelajaran yang berkaitan terhadap sejarah bagi anak anak sekolah," tutupnya. *** #SIAK