
BENGKALIS, GORIAU.COM Hujan yang terjadi Rabu (5/9/2012) pagi di Kecamatan Bantan, Bengkalis telah merendam sebagian besar wilayah tersebut. Aktifitas warga terhenti karena air menggenai hampir seluruh daerah. Bukan hanya jalan yang sudah tertutup total, rumah-rumah warga pun digenangi air.
Hujan yang mengguyur sebagian besar Kecamatan Bantan ini terjadi sejak pukul 01.30 Wib dinihari hingga pagi hari. Akibat lamanya hujan sebagian besar perkampungan terendam dan masyarakat tidak bisa melakukan aktifitas.
''Saya kaget ketika bangun air sudah memenuhi halaman rumah saya, jalan aspal di depan rumah terendam air. Dan sebagian besar rumah warga yang terbuat dari batu dimasuki air,'' jelas Ahban, perangkat Desa Kembung Luar. Kondisi ini juga terjadi di esa Teluk Pambang.
Sementara itu, Rahmah, seorang ibu rumah tangga menceritakan, saat dia dan anaknya bangun tidur, dapurnya sudah penuh dengan air dan buah pinang yang dikumpulkannya hanyut. ''Saya mencoba mengumpulkan kembali buah pinang saya,'' jelasnya.
Sedangkan Hajarudin, warga setempat mengatakan, kondisi di beberapa tempat di desa Teluk Pambang jauh lebih tinggi banjirnya, terutama di dusun Banan. Selain merendam sejumlah ruas jalan, banjir juga masuk ke sejumlah rumah warga.

Jalan yang terendam banjir.
''Semula saya merencanakan ke Selatbaru lewat Banan, tapi tak bisa karena banjir cukup tinggi. Karena lewat Banan tak bisa, saya putuskan lewat Parit Bengkok Pematang Duku, ternyata di Parit Bengkok juga banjir, terpaka saya pusing balik,'' tutur Hajar.
Banjir yang terjadi di Kembung Luar dan sekitarnya, tambah Hajar, biasanya tidak berlangsung lama, paling bertahan 4 sampai 5 jam saja, karena arus pembuangan atau tali air cukup kencang. Hanya saja, banjir yang terjadi Rabu ini sedikit lama, mengingat banjir tertahan oleh air laut yang sedang pasang.
Sementara di Kota Bengkalis, ada beberapa titik yang selama ini memang langganan banjir. Seperti di simpang jalan Antara-Wonosari Barat serta di jalan Bantan Desa Senggoro, namun kondisinya tidak begitu parah. Lokasi yang menjadi langanan banjir tersebut disebabkan tali air tidak berfungsi dengan baik dan sebagiannya ada yang tersumbat.(jfk)