PEKANBARU - Ratusan personel gabungan dari TNI, Polresta Pekanbaru dan Satpol PP Kota Pekanbaru kembali menyisir pusat-pusat perbelanjaan dan mal yang ada di Kota Pekanbaru, Selasa (20/12/2016) siang.

Dalam operasi yang berlangsung selama dua jam itu, tiga mal di Kota Pekanbaru menjadi sasaran operasi, mulai dari Mal Ciputra Seraya di jalan Riau, Mal SKA di jalan Tuanku Tambusai (Nangka) dan terakhir, Mal Pekanbaru di jalan Tengku Umar.

"Giat kita kali ini, untuk meberikan sosialisasi serta pencegahan sweeping, terkait fatwa MUI yang melarang umat muslim untuk mengenakan atribut natal," ujar Kabag Ops Polresta Pekanbaru, Kompol Edwin, kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Selasa sore.

BACA JUGA:

. Giliran Lucky Mal Pekanbaru Dirazia, Disperindag Temukan Makanan Kadaluarsa

. Razia di Lottemart Arengka, Polisi dan Disperindag Kota Pekanbaru Temukan Daging Segar Tanpa Dilengkapi Tanggal Kadaluarsa

Melihat seratusan personel yang masuk ke area mal, membuat sejumlah pengunjung mal tampak panik, mengira ada sesuatu yang terjadi. Namun, ketakutan pengungjung hilang setelah pihak kepolisian didampingi pihak manajemen mal melakukan pengecekan.

Dalam pengecekan itu, beberapa karyawan yang terlihat mengenakan atribut natal, berupa topi sinterklas, langsung dihampiri Kabag Ops, untuk mengetahui apakah memang dipaksa oleh manajemen mal atau tidak.

"Kita beri himbauan dan dimintai keterangannya, apakah mengenakan atribut natal itu dipaksa oleh pimpinannya atau tidak. Kita sifatnya hanya mencegah adanya sweeping untuk keamanan mereka (karyawan) juga," tutup Kabag Ops.***