
PEKANBARU - Sebanyak 60.478 warga di Kota Pekanbaru akan segera menerima bantuan pangan berupa beras dari pemerintah. Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru kini tengah mematangkan proses pendistribusian cadangan beras tersebut agar tersalurkan merata di 15 kecamatan dan 83 kelurahan guna membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar menyebutkan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata program Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus meredam gejolak harga di tingkat konsumen.
"Badan Pangan Nasional merupakan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia untuk merumuskan kebijakan, menjaga stabilisasi pasokan dan harga, serta memastikan ketersediaan, keamanan, dan gizi pangan nasional," urai Markarius usai Rapat Koordinasi Penyaluran Bantuan Pangan di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP), Rabu (26/8/2026).
Ia menambahkan, Bapanas memegang peran strategis mengelola cadangan pangan pemerintah melalui BUMN seperti Perum Bulog dan ID Food. Lembaga ini juga memastikan standar keamanan pangan segar yang akan dikonsumsi oleh masyarakat luas.
Jatah 30 Kilogram per Penerima
Dalam eksekusi di lapangan, Bapanas menugaskan Perum Bulog sebagai penyedia utama beras yang akan disalurkan. Mekanisme pendistribusian ini merujuk langsung pada Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2026 yang dikhususkan untuk alokasi bulan Juli hingga September.
"Setiap penerima memperoleh sepuluh kilogram beras per bulan yang diserahkan sekaligus. Dengan demikian, setiap penerima akan mendapatkan total 30 kilogram beras untuk bantuan selama tiga bulan," jelasnya.
Distribusi Terpusat di Kelurahan
Adapun daftar 60.478 penerima manfaat di Kota Bertuah ini tidak ditentukan secara acak. Pemkot Pekanbaru menggunakan basis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial, dengan memprioritaskan kelompok warga yang masuk dalam kategori desil satu sampai empat.
Untuk memudahkan masyarakat mengambil haknya, lokasi penyaluran akan dipusatkan di titik-titik penyerahan tingkat kecamatan maupun kelurahan. Kepastian lokasi ini disepakati langsung melalui rapat koordinasi lintas sektor.
"Kami berharap 15 camat dan 83 lurah dapat mendukung serta memfasilitasi pendistribusian bantuan pangan ini. Sehingga, penyalurannya berjalan lancar dan tepat sasaran," pungkas Markarius. ***