PEKANBARU - Pengumuman hasil seleksi administrasi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau yang dijadwalkan Kamis (4/6/2026) dipastikan mundur. Panitia Seleksi (Pansel) terpaksa menunda rilis hasil tersebut karena masih harus memverifikasi tumpukan berkas pelamar yang dikirim melalui layanan pos.

"Masih ada berkas yang sedang diverifikasi, terutama terkait cap pos. Karena itu besok belum bisa diumumkan, sebab masih ada dokumen yang harus kami pastikan terlebih dahulu," tegas Ketua Pansel KPID Riau, Prof Dr Syarifah Faradinna, Selasa (2/6/2026).

Langkah validasi ini untuk mencocokkan tanggal pengiriman dokumen dengan batas akhir waktu pendaftaran. Pansel menegaskan tidak akan gegabah memutuskan kelulusan administrasi sebelum seluruh cap pos tervalidasi dengan akurat demi menjaga transparansi seleksi.

Jumlah Pendaftar Melonjak

Penundaan ini juga dipicu oleh masuknya gelombang berkas susulan yang otomatis mengubah peta jumlah pelamar:

  • Data Awal: Sekretariat Pansel sebelumnya telah mengantongi 70 berkas pendaftar.
  • Berkas Susulan: Tambahan dokumen terus berdatangan melalui kurir pos dan baru diterima oleh sekretariat.
  • Target Baru: Pansel mematok tenggat waktu pengumuman hasil administrasi paling lambat Jumat (5/6/2026).

Syarifah mengisyaratkan angka partisipasi calon anggota KPID tahun ini dipastikan bertambah dari data awal. Namun, pihaknya belum merilis angka final karena proses sortir masih berlangsung ketat di meja panitia.

"Besok baru kami verifikasi. Informasi yang kami terima dari sekretariat memang ada beberapa berkas yang baru masuk. Namun, jumlah pastinya masih harus kami cek dan verifikasi terlebih dahulu," urainya.

Tahapan administrasi ini merupakan pintu penjaringan pertama. Calon anggota yang terbukti memenuhi seluruh syarat kelengkapan berkas akan mendapatkan tiket untuk melaju ke tahap seleksi berikutnya. ***