JAKARTA, GORIAU.COM - Maskapai Batik Air, siap terbang perdana pada 3 Mei 2013. Anak usaha dari PT Lion Mentari Airlines ini akan melayani rute Jakarta-Manado dan Jakarta-Balikpapan. Dan mulai 8 Mei akan melayani rute tambahan, yakni Jakarta-Pekabaru dan Jakarta-Ambon.

Untuk penerbangan ini, akan dilayani oleh pesawat Boeing 737-900 ER. Nantinya, target pasar maskapai ini adalah konsumen kelas menengah atas.

''Kita buat Batik Air. Itu sebagai alternatif bagi masyarakat yang tadi pakai LCC (low cost carrier/penerbangan murah), loh ini ada full services. Maskapai ini muncul karena pertumbuhan ekonomi kita, kenaikan kelas menengah, life style,'' tutur Direktur Umum Lion Air Edward Sirait saat peluncuran Batik Air di Kantor Pusat Lion Air, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2013).

Selain itu, pada tanggal 8 Mei, Batik Air akan menambah rute penerbangan baru. Batik Air siap melayani rute tambahan yakni Jakarta-Pekabaru dan Jakarta-Ambon.

Edward menjelaskan, semua rute ini, akan dilayani dengan penerbangan langsung. Setiap armada Batik Air, mampu menampung 180 penumpang, yakni 168 kelas ekonomi dan 12 kelas bisnis. Edward menambahkan, hingga akhir 2013, setidaknya Batik Air akan mengoperasikan 6 pesawat baru jenis Boeing. ''Tahun ini 6 pesawat baru di 737-900 ER,'' tambahnya.

Setelah sukses di domestik, Lion berencana memperluas penerbangannya ke luar negeri. Sementara itu, armada yang disiapkan untuk memperkuat penerbangan dalam negeri, Batik Air siap menggunakan Boeing 787 Dreamliner.

Penumpang Bebas Telepon & Internetan

Sebagai maskapai penerbangan full service, pesawat Batik Air akan dilengkapi fasilitas elektronik khusus yang memungkinkan penumpang untuk menelepon atau berselancar internetan menggunakan fasilitas wifi saat penerbangan di dalam pesawat.

''Ada fasilitas telpon dan internet, sehingga memungkinkan setiap penumpang melakukan aktivitas seperti di kantor,'' tutur CEO Lion Group, Rusdi Kirana.

Fasilitas ini belum bisa dinikmati para penumpang, saat penerbangan perdana untuk rute Jakarta-Manado dan Jakarta-Balikpapan pada 3 Mei mendatang. Hal ini menyangkut perizinan yang masih diproses di Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Meski demikian, di setiap armada Batik Air kini sudah dilengkapi peralatan elektronika pendukung fasilitas wifi dan telepon di udara. Untuk fasilitas ini, Batik Air telah menggandeng Telkomsel.

''Ini sekarang lagi diurus. Kita kerjasama dengan Telkomsel,'' jelas Direktur Umum Lion Air Edward Sirait.

Nantinya, untuk menikmati fasilitas ini, penumpang akan dikenakan biaya tambahan. Selain itu, untuk melengkapi fasilitas entertainment serta alat wifi dan telepon di setiap armada Boeing 737-900 ER, Lion Group telah menggelontorkan dana tambahan senilai US$ 3 juta sampai US$ 4 juta.

Selain fasilitas wifi dan telepon udara, Batik Air akan memanjakan penumpangnya dengan sajian entertainment berkelas dan makanan khas Indonesia. Setiap armada Boeing 737-900 ER, mampu mengangkut 180 orang.***