
BUKITBATU, GORIAU.COM - Bank Sampah merupakan salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan sampah yang ada di lingkungan masyarakat. Di samping itu sampah juga bisa menghasil uang.
Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk menumbuhkan kesadaran mengolah sampah melalui bank sampah.
''Saya sangat apresiasi sekali. Di Kecamatan Bukit Batu ini melalui PT Pertamina RU II Sei Pakning sudah memiliki Bank Sampah SUCI (Sungai Pakning, Unggul, Canitk dan Indah). Melalui bank sampah ini masyarakat diajarkan bagaimana mengolah sampah menjadi kompos maupun pakan ternak,'' ujar Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno usai meresmikan Bank Sampah milik PT Pertamina RU II Sei Pakning, Kamis (24/10/2013).
Menurut Wabup, bank sampah merupakan solusi dalam mengurangi sampah yang diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) dari rumah masyarakat. Hendaknya pembangunan bank sampah yang ada di Desa Sejangat, Kecamatan Bukit Batu ini menjadi momentum awal untuk menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat tempatan dan sekitarnya untuk menciptakan prilaku hidup bersih dan sehat.
''Dengan adanya keberadaan bank sampah ini, merupakan bagian dari strategi untuk membangun kepedulian masyarakat agar dapat bersahabat dengan sampah. Selain itu untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah itu sendiri,'' ungkap Wabup.
General Manajer PT Pertamina RU II Sei Pakning, Sugeng Firmanto mengatakan, bank sampah merupakan salah satu program CSR dari PT Pertamina RU II Sei Pakning. Selain mengurangi sampah plastik dari limbah rumah tangga, keberadaan bank sampah ini juga bernilai ekonomi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat tempatan.
''Kita berharap dengan adanya bank sampah ini, perekonomian masyarakat lebih bisa meningkat lagi. Karena limbah plastik rumah tangga diolah menjadi taplak meja, tempat tisu, sendal, tas dan pernak pernik lainnya. Selain meresmikan bank sampah 'SUCI'. Kita juga meresmikan Natural Concervation League Telaga Suri Perdana,'' ujar Sugeng.
Sugeng juga menjelaskan Telaga Suri Perdana merupakan danau buatan yang berada di areal perumahan dan Kantor Pertamina untuk meningkatkan eco wisatakota. Telaga tersebut juga bertujuan untuk melestarikan keragaman hayati dan konservasi air di lingkungan Kelurahan Sungai Pakning.
''Untuk bank sampah sendiri bertujuan menggalang segenap kemampuan untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran lingkungan. Meningkatkan upaya pengolahan limbah atau sampah organik dan an organik, secara komprehensif di lingkungan masyarakat,'' pungkas Sugeng.
Sementara Camat Bukit Batu, M Fadlul Wajdi mengharapkan dengan adanya bank sampah, ekonomi masyarakat bisa meningkat dan volume sampah per harinya sebesar 6 ton sampai 8 ton pun bisa berkurang.
''Saat ini bagaimana kita bisa mengurangi limbah rumah tangga dengan ide dan kreatifitas, yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Semoga kegiatan ini terus mendapatkan dukungan dari Pemkab Bengkalis,'' harap Camat.(jfk)