RENGAT, GORIAU.COM - Banjir di Indragiri Hulu, Riau terus meluas seiring semakin naiknya debit air Sungai Indragiri beberapa hari ini. Bahkan sebagian besar kawasan yang berada di daerah aliran sungai sudah sering mendapati air naik hingga ke dalam rumah. Karena itu, DPRD Indragiri Hulu, meminta pemerintah melalui instansi terkait meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah cepat untuk membantu warga.

Demikian dikatakan anggota DPRD Inhu, Adila Ansori, Senin (12/11/2012). Adila meminta dinas terkait di Pemkab Inhu, agar siaga terhadap segala akibat yang dotimbul dari bencana banjir.

''Setiap Satker yang berkaitan dengan penanggulangan bencana, apakah itu Kesbang dan penanggulangan bencana, dinas sosial, terutama dinas kesehatan, hendaknya sudah siaga dengan situasi banjir saat saat ini, baik itu saat banjir terjadi maupun pasca banjir nantinya,'' tegas Ketua Fraksi Demokrat Plus DPRD Inhu ini, Senin (12/11/2012).

Menurut Adila, saat ini di Inhu sudah beberapa kecamatan terkena dampak banjir. Meskipun masih belum terlalu besar, namun efek yang timbulkannya cukup besar. Efek nyata yang dirasakan warga adalah kesehatan dan mulai menyebarnya nyamuk berkepala putih di daerah banjir, belum lagi lingkungan yang kotor di daerah banjir, yang dapat mengakibatkan penyakit seperti penyakit kulit dan diare.

Pria yang biasa disapa Ucok ini, berharap dengan siaganya instansi terkait akan dapat mengatasi setiap permasalahan yang ditimbulkan akibat banjir dan masyarakat akan sangat merasakan diperhatikan oleh pemerintah. ''Sebagai anggota DPRD Inhu, pihaknya hanya bisa memberikan bantuan secara pribadi saja dan itu tidak perlu diekspos, sementara untuk penanggulangan lainnya tentu menjadi tanggungjawab pemerintah dan DPRD hanya bisa menyampaikan,'' tambahnya.

Sementara itu Kadiskes Inhu, Zainal Arifin mengaku sudah siaga terhadap efek dari banjir. Pihaknya menyadari sesuai tupoksi, memang efek selain material, adalah penyakit yang ditimbulkan, baik pada saat banjir maupun pasca banjir nantinya. ''Kami akan turunkan tim, khusus menangani masalah banjir ini. Untuk masalah nyamuk kepada putih yang konon dapat juga membunuh ternak ini, tentu harus ditindaki lebih lanjut. Termasuk juga penyakit lainnya,meskipun ada beberapa yang tidak berbahaya, namun tentunya perlu diatasi,'' ungkap Kadis. (wsr)