
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kemacetan yang terjadi akibat amblasnya jalan di Tanjung Pauh, Desa Tanjung Belit, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Sumatera Barat, diperkirakan mencapai 10 kilometer. Kemacetan tak terhindarkan karena sebagian kendaraan sudah terlanjur sampai di Pangkalan dan terpaksa kembali lagi arah Payakumbuh.
Kontibutor GoRiau.com dari Payakumbuh mengatakan, saat ini tim yang dipimpin Bupati Limapuluhkota, sudah turun ke lokasi kejadian. Rencananya tim akan mengupayakan perbaikan atau membuat jalan alternatif mulai hari ini juga.
Hanya saja, saat dihubungi kembali, tim belum bisa dikonfirmasi karena buruknya sinyal telepon di lokasi.
Menurut laporan warga kepada GoRiau.com, ribuan kendaraan yang terjebak dari arah Sumbar terpaksa berbalik dan menyebabkan macet di jalur padat tersebut. Kemacetan tak terhindarkan karena selain angkutan pribadi, jalan itu juga dipadati oleh kendaraan pengangkut sembako, semen dan gas.
Seperti diberitakan sebelumnya, jalan Sumbar - Riau, tepatnya di Tanjung Pauh, Desa Tanjung Belit, Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, amblas, Selasa (18/11/2014) pagi ini sekitar pukul 03.00 Wib. Akibatnya, jalur Sumbar - Riau putus total dan tidak bisa dilewati.
Salah seorang supir travel Ujang, kepada GoRiau.com, Selasa (18/11/2014) mengatakan, seluruh badan jalan yang berada di perbukitan tersebut amblas karena hujan yang tak henti sejak semalam sehingga menyebabkan pondasi jalan lunak dan akhirnya amblas.
''Jalan tersebut merupakan jalan timbunan yang masih baru dibandingkan timbunan lainnya. Rasanya dulu juga pernah runtuh, mungkin belum keras kali,'' jelasnya.
Akibat runtuhnya jalan tersebut, saat ini seluruh mobil yang melewati jalan itu sudah berbalik arah dan mencari jalan alternatif.
Aparat kepolisian bertindak cepat terkait putusnya jalan Sumbar - Riau tepatnya di Tanjung Pauh, Desa Tanjung Belit, Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, amblas, Selasa (18/11/2014) pagi pukul 03.00 Wb.
Karena hampir seluruh badan jalan amblas ke jurang, maka jalur Sumbar - Riau tepatnya di Tanjung Belit, tak bisa digunakan sama sekali. ''Kita sudah menurunkan tim ke lokasi dan mengatur jalur-jalur alternatif,'' ujar Kasat Lantas Polres Kampar, AKP Alex Sandi Siregar kepada GoRiau.com, Selasa (18/11/2014) pagi ini.
Dijelaskannya, di jalur Sumbar - Riau khususnya di wilayah Kampar juga sudah dipasang pemberitahuan dan petugas juga sudah mengarahkan pengguna ke jalur alternatif.
''Khusus di wilayah Kampar, kita sudah mengarahkan pengemudi untuk menggunakan jalur Kuansing, lewat Lipat Kain. Kalau yang dari Pekanbaru bisa langsung ke Kuansing,'' jelasnya. (adt)