
PEKANBARU, GORIAU.COM - Gubernur Riau Annas Maamun atau yang lebih sering dipanggil Atuk Annas diminta tidak meninggalkan Pekanbaru karena saat ini Riau sedang diselimuti asap tebal yang sangat membahayakan. Gubernur juga diminta segera melakukan langkah cepat bersama instansi terkait.
''Panggil seluruh instansi terkait, lakukan penanganan asap secara cepat, libatkan Kapolda dan Danrem, dan jangan lupa minta uang ke pemerintah pusat dan gunakan APBD untuk membiayai penanganan asap ini,'' ujar anggota DPRD Riau, Zukri Misran kepada GoRiau.com, Kamis (13/3/2014) malam.
Sebelumnya dikabarkan kalau Gubernur Riau Annas Maamun sedang berada di Rokan Hilir. Kepergian Annas Maamun ini bertepatan dengan kabut asap semakin tebal di Pekanbaru.
Menurutnya, terlepas penting atau tidak, Gubernur Riau ke Rokan Hilir, namun penyelesaian perkara asap merupakan darurat. Jangan biarkan rakyat menunggu tanpa upaya dan tindakan. '
'Rakyat ini menunggu penuh harap tindakan nyata, Pemprov yang punya uang dan tim, segeralah selamatkan masyarakat. Saya dengar Pak Annas ke Rokan Hilir, seharusnya di Pekanbaru dulu, buat rapat bersama seluruh dinas dan badan terkait dan langsung aksi ke lapanagan, jangan menyerah,'' ukar politisi muda Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.
Menurutnya, upaya yang dilakukan selama ini masih setengah-setengah, jadi tidak menghasilkan apa-apa. Bukannya asap semakin sedikit, malam semakin banyak dan padat.
Sementara upaya rekayasa cuaca yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB) dinilai juga belum maksimal, besar kemungkinan ini karena alokasi anggaran yang terbatas. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seharusnya mengambil kebijakan untuk mengeluarkan uang secara maksimal guna mengatasi asap di Riau.
''Kita minta Pak Annas segera bersikap. Bapak itu Gubernur Riau, karena itu kewenangannya juga besar termasuk menugaskan instansi terkait dan mengeluarkan dana,'' tegasnya. ***