
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Jenazah Khaidir warga Desa Bantar Jalan Bantar Darat Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang dilaporkan hilang sejak, Selasa (21/1/2014) lalu, pagi tadi, Kamis (23/1/2014) ditemukan oleh kapal sembako tujuan Selatpanjang-Pekanbaru. Khaidir yang pada saat itu hanya mengenakan celana bola pendek warna hitam ditemukan dalam keadaan telungkup dan mengapung di Laut Insit.
Menurut Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kepala Polisi Perairan Pos Sandar Tebing Tinggi, Aipda Margono Ep, ketika ditemui di Pos Polair, penemuan jenazah Khaidir sekitar pukul 08.30 Wib.
Ditambahkan Margono pula, korban pertama kali ditemukan oleh Kapal Sembako KM Cahaya Alai, yang di nahkodai oleh Jon Ibar Als Luncai yang akan berlayar dari Selat panjang menuju Pekanbaru.
"Korban ditemukan di perairan depan Insit dan Banto dengan kondisi telungkup dan mengapung," kata Margono pula.
Selanjutnya tambah Margono, setelah mendapat laporan dari Luncai itu, petugas dari Polair, Basarnas beserta masyarakat mengangkat korban dan di bawa ke Desa Banto kemudian dibawa ke rumah kediaman almarhum untuk di semayamkan.
Pantauan wartawan terhadap kondisi tubuh Khaidir, tubuhnya masih utuh. Wajah terlihat mengelupas dan membengkak. Selain wajah, dada atas sebelah kiri juga mengelupas. Sementara dari mata, hidung, telinga terlihat mengeluarkan darah.(zal)