
SELATPANJANG – Kepanikan melanda warga Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Sabtu (19/9/2026) sore. Sebuah rumah milik warga bernama Nurhayati dilalap api hingga sejumlah barang berharga hangus terbakar.
Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 16.50 WIB. Mashitah, anak pemilik rumah, melihat kepulan asap hitam tebal keluar dari kediaman ibunya yang berada di RT 005/RW 001.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis mengatakan, Mashitah langsung bergegas menuju rumah setelah melihat asap tersebut.
"Sekitar pukul 16.50 WIB, anak korban melihat rumah orang tuanya mengeluarkan asap hitam tebal," kata Lubis.
Setibanya di lokasi, Mashitah mendapati ibunya tengah berusaha memadamkan api yang muncul dari bagian dapur. Namun, kobaran api terus membesar dan mulai menjalar ke arah ruang tamu.
Melihat kondisi semakin berbahaya, Mashitah segera menarik ibunya keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Kebakaran itu kemudian dilaporkan Ketua RT 005, Syafinah, kepada petugas pemadam kebakaran dan Kapolsek Tebing Tinggi sekitar pukul 17.10 WIB.
Sepuluh menit berselang, personel kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran dan warga turun tangan menjinakkan kobaran api.
"Pada pukul 17.20 WIB personel Unit Reskrim, Samapta Polsek Tebing Tinggi, Damkar Selatpanjang dan warga bersama-sama memadamkan api yang membakar rumah korban," ujar Lubis.
Upaya pemadaman berlangsung hampir satu jam. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.10 WIB.
Meski demikian, sejumlah barang milik Nurhayati tidak berhasil diselamatkan. Di antaranya mesin jahit, mesin cuci, kulkas, kasur, sofa, speaker, hingga dua unit sepeda.
Polisi yang melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) menduga kebakaran bermula dari bagian instalasi listrik rumah.
"Berdasarkan hasil pengecekan di TKP, api diduga pertama kali muncul dari colokan kabel listrik," jelas Lubis.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih sebatas dugaan awal berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi. Besaran kerugian materiil akibat peristiwa tersebut belum disebutkan. ***