BENGKALIS, GORIAU.COM - Pemprov Riau selaku pengelola armada penyeberangan Dumai-Rupat harus tanggap dengan kondisi yang terjadi saat ini. Sejak satu unit kapal docking beberapa waktu lalu, penyeberangan Duma-Rupat hanya dilayani satu kapal roro, itupun kondisinya sangat tidak memungkinkan karena hanya bisa membawa 2 unit kendaraan roda empat. Saban hari antrean panjang tidak bisa dielakkan.

Penambahan kapal roro untuk penyeberangan Dumai-Rupat tidak bisa ditawar-tawar lagi, terlebih pada awal Desember mendatang di pulau Rupat bakal digelar even budaya Mandi Shafar. Dipastikan, ribuanpengunjung bakal memadati pulau Rupat (Kecamatan Rupat Utara). Tidak hanya warga Rupat, sebagian mereka ada yang datang dari Dumai, Bengkalis, Pekanbaru dan lainnya.

''Jika penyeberangan feri Dumai-Rupat tetap hanya dilayani satu unit kapal roro dan dengan daya angkut kecil seperti itu, hampir dipastikanakan banyak yang gagal datang ke Rupat karena terlau lama menunggu,'' ujar Jefri warga Rupat, Rabu (11/10/2015).

Setelah jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Rupat dan Rupat Utara terbangun, kunjungan masyarakat dari berbagai daerah di Riaumeningkat drastis. Mobil-mobil pengunjung bisa langsung parkir di pinggi pantai Rupat Utara.

''Kami yakin, sekarang ini sudah banya yang ancang-ancang mau datang ke Rupat menyaksikan budaya mandi shafar sambil menikmati keindahan pantai Rupat. Tapi kalau kapal roro tetap satu unit, calon pengunjung akan berfikir seribu kali mau ke Rupat,'' papar Jefri lagi.Jefri berharap pemerintah Provinsi Riau segera menambah kapal roro untuk melayani penyeberangan Dumai-Rupat. Dia juga berharap Pemkab Bengkalis terus menggesa Pemprov Riau untuk segera menambahkapal roro.

Sebelumnya diberitakan, salah satu kapal roro penyeberangan roro Tanjung Kapal Pulau Rupat (Bengkalis)-Kota Dumai sedang docking, mengakibatkan masyarakat yang ingin menggunakan jasa penyeberangan terpaksa harus antri sampai malam hari, karena kapal roro hanyatinggal 1 unit.

Kondisi tersebut dikeluhkan anggota DPRD Bengkalis asal Rupat, Nurazmi Hasyim ST tentang sistem pengelolaan pelayanan penyeberangan PulauRupat-Dumai tersebut.

Sebelumnya, saat menerima sejumlah tokoh masyarakat dari Kecamatan Rupat, Pj Bupati mengatakan akan memindahkan KMP TasikGemilang yang saat ini melayani penyeberangan Bengkalis-Pakning untuk penyeberangan Dumai-Rupat. Belum diperoleh informasi pasti kapan kapalmilik Pemkab Bengkalis tersebut secara resmi beroperasi.(ail)