PEKANBARU - Gara-gara ingin punya batu akik langka sekelas merah delima, membuat seorang warga Pekanbaru-Riau bernama Jasmin Damanik tertipu mentah-mentah. Setelah menyerahkan uang, ternyata batu yang ia beli itu hanyalah mainan plastik.

Dengan perasaan kesal, Jasmin kemudian melaporkan kasus ini ke kantor polisi. Informasi yang berhasil dirangkum GoRiau.com, akibat kasus penipuan tersebut, Jasmin terpaksa merelakan uangnya Rp750 ribu habis begitu saja diakal-akali pelaku.

Kasus itu bermula saat Jasmin ditawarkan batu akik jenis merah delima yang terkenal langka dan berkhasiat oleh seseorang tak dikenal (OTK) dengan harga miring. Tak cuma itu, pelaku juga mengatakan kalau akiknya ini sangatlah keramat.

Bahkan supaya aksi penipuannya mulus, salahseorang pelaku lainnya yang berpura-pura sebagai pembeli ikut tawar menawar. Si pelaku kedua ini turut merayu korban agar membeli batu tersebut, karena memang berkualitas bagus.

Akal-akalan kedua pelaku ini pun akhirnya sukses. Jasmin tak sadar kalau dirinya sudah masuk ke dalam skenario, ia pun dengan mudahnya merogoh kocek sebesar Rp750 ribu cuma untuk membeli akik merah delima palsu yang ternyata berbahan plastik.

"Sedang kita tangani penyelidikannya. Uang sebesar Rp750 ribu tersebut harusnya digunakan untuk membeli akik merah delima yanng ternyata baru disadari korban kalau itu palsu berbahan plastik merah," sebut Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Senin (15/2/2016). ***