PEKANBARU, GORIAU.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman angkat bicara soal kegiatan 'outbond' Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Riau Yulwiriati Moesa bersama bawahannya ke Bukit Naang, Kampar, Sabtu (13/6/2015) menggunakan APBD.

"Kita akan cek bagaimana cara mereka melaksanakan kegiatan itu," kata Andi Rachman ketika dikonfirmasi, Sabtu (13/6/2015).

Dirinya akan mengecek kembali kegiatan yang digelar Yulwiriati Moesa bersama puluhan pegawai di lingkungan BLH Riau. Begitu juga kegiatan yang mereka laksanakan di Hotel Ibis pada Jumat (12/6/2015) kemarin.

Selain dinilai mengangkangi Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 11 Tahun 2014 tentang pembatasan pelaksanaan kegiatan dinas di hotel, Kepala BLH Riau juga menginapkan puluhan pegawainya tersebut di hotel dengan menggunakan 'uang rakyat'.

"Kita akan cek apakah memang kegiatan tersebut harus dilaksanakan di hotel atau tidak," tandas Andi Rachman yang belum mau berbicara sanksi.

Di tengah padatnya jadwal Plt Gubernur Riau ini, ternyata juga diikuti oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Riau, Yulwiriati Moesa. Dirinya beserta bawahannya 'refreshing' menggunakan 'uang rakyat' ke Bukit Naang, Kabupaten Kampar.

Dirinya juga mengaku, kegiatan ini sudah mendapat restu dari Plt Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman. "Ini kan dianggarkan, jadi tidak ada yang salah. Pak Plt Gubernur juga menyetujuinya," tandas Yulwiriati Moesa.

"Tujuan utama bukan outbond-nya, tetapi Capasity Building, menjalin keakraban, kekompakan dan bersama-sama melaksanakan visi-misi institusi. Kalau pintar sendiri kan nggak bisa," terangnya.

Jika setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diizinkan melaksanakan outbond, tidak sedikit APBD Riau akan terkuras. Sementara masyarakat masih menjerit dengan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.***