PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau memastikan alat berat akan segera diturunkan untuk memperbaiki ruas jalan Simpang Minas hingga Simpang Tualang Timur. Pengerjaan tahap pertama sepanjang seratus meter akan dieksekusi langsung oleh Dinas PUPR-PKPP Riau menggunakan APBD 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari kesepakatan pembagian zona kerja antara pemerintah dan pihak swasta. Sinergi ini dirancang untuk mempercepat pemulihan infrastruktur vital yang menjadi urat nadi ekonomi daerah tanpa harus menunggu pencairan anggaran yang memakan waktu lama.

"Untuk bagian jalan yang menjadi porsi Pemprov Riau, pekerjaan alat berat di lapangan dijadwalkan sudah mulai diturunkan minggu kedua bulan Juni ini atau persisnya pekan depan," urai Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Zulfahmi, Sabtu (6/6/2026).

Zulfahmi memaparkan rincian pembagian tugas teknis di lapangan. Pemerintah daerah bertanggung jawab penuh memoles jalan pada titik STA 00+100 sampai STA 01+100.

Selanjutnya, tongkat estafet pengerjaan beralih ke tangan korporasi sesuai dengan wilayah operasional mereka. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengambil alih titik STA 01+100 hingga STA 01+600 dengan jadwal pengaspalan Juli 2026.

Sementara itu, segmen penutup untuk klaster ini berada pada titik STA 01+600 sampai 02+100. Tanggung jawab area tersebut diserahkan kepada PT Arara Abadi yang ditargetkan mulai melakukan pelaksanaan fisik Oktober 2026 mendatang. ***