
JAKARTA, GORIAU.COM - Musisi kondang Ahmad Dhani akhirnya memenuhi panggilan penyidik Direktorat Polda Metro Jaya untuk diperiksa terkait kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi yang melibatkan putra ketiganya, Dul. Ayah tiga anak itu datang ke kantor Ditlantas Polda Metro Jaya di Pancoran Rabu (11/9) malam.
Sebelumnya musisi ini nyaris mangkir memenuhi panggilan polisi lantaran sedang berkonsentrasi menjaga Dul yang jalani operasi untuk kelima kalinya di RS Pondok Indah. Namun akhirnya Ahmad Dhani memutuskan memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa. Ahmad Dhani tiba sekitar pukul 21.30 menggunakan Toyota Alparhd B 1 RCR
Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Sambodo Purnomo mengatakan, Dhani akan dimintai keterangannya seputar kasus kecelakaan sejak belum terjadinya kecelakaan dan setelahnya. ''Ijin mengemudi, itu juga termasuk yang akan kita tanyakan. Kami juga akan mencari tahu bagaimana AQJ bisa membawa mobil,'' ujarnya. ''Pertanyaan itu bisa berkembang sesuai dengan hasil pemeriksaan.''
Sebelumnya wacana untuk merujuk Dul ke rumah sakit di Singapura juga sempat mencuat. ''Pembicaraan mengenai AQJ yang akan menjalani perawatan di luar negeri memang pernah ada. Tentang pelaksanaan tergantung keluarga atau orang tuanya,'' ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto.
Rikwanto menambahkan, untuk pemindahan ke sebuah rumah sakit, termasuk di Singapura selama itu rekomendasi dokter dan untuk keselamatan, pihaknya tidak keberatan. ''Tinggal mengajukan saja dan kita akan membantu memfasilitasinya,'' katanya.
Belum Diperiksa
Sebanyak 14 saksi sudah diperiksa pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab kecelakaan maut itu. Ke-14 saksi yang diperiksa itu di antaranya terdiri dari petugas derek, petugas ambulan, petugas Jasa Marga serta anggota PJR yang pertama kali datang dan menolong korban.
Dari pihak Jasa Marga sebagai pengelola Tol Jagorawi juga dimintai keterangannya terkait pertanggung jawaban soal konstruksi keselamatan berkendaraan di jalan tol.
''Untuk seluruh korban yang terluka termasuk Dul belum kita lakukan pemeriksaan mengingat kondisi mereka yang belum pulih,'' ucap Rikwanto. Menurutnya dokter belum merekomendasikan mereka untuk diperiksa. ''Kita masih menunggu keterangan dokter, bila sudah dinyatakan sehat dan bisa dimintai keterangan maka kita akan lakukan pemeriksaan,'' katanya.***