
TELUKKUANTAN - Bangunan Kantor Desa Beringin Jaya Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau tampak megah jika dipandang dari luar. Dimana, bangunan permanen bewarna putih terletak di atas bukit dan pasar tepat di bawahnya.
Kemegahan itu bukan berarti bersih dan terawat. Ternyata, di dalam kemegahan kantor desa dipenuhi sampah. Anehnya lagi, ada bangkai seekor burung penuh belatung di atas meja sang Kepala Desa.
"Kami tiap hari 'ngantor', Bang. Mulai jam 08.00 sampai pukul 14.00 Wib," jawab dua orang perempuan yang mengaku sebagai staf biasa ketika ditanya GoRiau.com, Rabu (11/5/2016) siang.
Ketika ditanya perihal bangkai burung penuh belatung di meja kerja Kades, keduanya hanya diam.
Sementara itu, Budianto selaku Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menyatakan bahwa plafon kantor desa mengalami kerusakan.
"Tepat di ruang kerja Kades, plafonnya rusak. Mungkin ada burung gereja bersarang dan anaknya jatuh," ujar Budianto.
Ya, memang tidak ada yang ditemukan oleh satuan khusus pemberantasan korupsi Kejaksaan Negeri Telukkuantan saat menggeledah ruang kerja Kades.
"Kemungkinan, semua berkas mengenai keuangan desa sudah 'diselamatkan' oleh BP selaku Kades," ujar Kasi Intelijen Kejari Telukkuantan, Revendra, SH kepada GoRiau.com di sela-sela penggeledahan.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, penggeledahan ini dilakukan atas adanya dugaan penggelepan aset dan keuangan desa oleh perangkat desa.
Namun, perangkat yang diduga terlibat tersebut tidak kooperatif. Dimana, tidak ada satu pun dari mereka yang ada di tempat. Bahkan, tim Kejari Telukkuantan harus menggeledah rumah perangkat tersebut.***