DURI - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkalis terus mendapatkan kritikan dan saran dari masyarakat. Bahkan, ada Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik masyarakat di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, yang belum diselesaikan sejak perekaman 2012 lalu.

Kepada GoRiau.com, Kepala Disdukcapil Kabupaten Bengkalis, Renaldi mengatakan, bahwa belum tercetaknya ktp elektronik tersebut dengan berbagai penyebab. Bahkan ada ktp elektronik masyarakat yang ternyata tertahan di kantor Pemerintah Kelurahan dan Desa, yang belum didistribusikan.

"Untuk mengejar ketertinggalan pencetakan ktp elektronik tersebut, kita (Disdukcapil, red) sudah semaksimal mungkin bekerja. Buktinya dalam waktu 15 hari kerja mampu menyelesaikan 7.626 lembar ktp elektronik," ujar Renaldi, Rabu (11/5/2016).

Untuk itu, lanjutnya, ia optimis dalam waktu 15 hari kerja mampu menyelesaikan 6.435 lembar ktp elektronik yang belum tercetak. Dimana saat ini pengerjaan pencetakan sedang berlangsung penyelesaiannya.

"Kita sudah berkoordinasi juga dengan pihak Pemerintah Kecamatan, untuk kelurahan dan desa, agar pendistribusian ktp elektronik yang sudah tercetak bisa didistribusikan. Kalau pun yang sebelumnya belum didistribusi, segera laporkan ke masing-masing uptd yang ada," ungkapnya.

Untuk beberapa desa diakuinya memnag terjadi keterlambatan pencetakan ktp elektronik. Hal itu dikarenakan pendataan kependudukan menunggu hasil pemekaran desa yang dimekarkan.

"Saat itu memang kita menunggu pendataan kependudukan hasil pemekaran desa. Jika hasil pendataan sudah keluar, kita bisa cetak, agar tidak terjadi tumpang tindih. Sehingga tidak terjadi dua kali pencetakan, karena terbatasnya blanko ktp elektronik," tutup Renaldi, menjelaskan juga pihaknya harus menjemput blanko KTP Elektronik di Dirjendukcapil Depdagri, Jakarta.***