
DURI, GORIAU.COM - Terkait kisruh penerimaan siswa baru (PSB) Online di SMAN 2 Mandau, Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Bengkalis Abi Bahrun angkat bicara. Dirinya mengingatkan semua sekolah yang ada di kabupaten Bengkalis khususnya di SMAN 2 Mandau, untuk tidak menzalimi pelajar SMP yang ingin menimba ilmu.
"Kita hari Senin (15/6/2015) akan melakukan hearing dengan Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Bengkalis, terkait PSB Online dan Manual," ungkap Abi Bahrun kepada GoRiau.com, Jumat (12/6/2015) siang di Kota Duri, kecamatan Mandau, kabupaten Bengkalis.
Ia juga berpesan kepada setiap sekolah untuk transparan dan tidak mempersulit pelajar SMP yang akan masuk ke sekolah tujuan. Pendaftaran pun harus sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang ada.
"Ya kalau kategori lingkungan, harus bisa merangkul pelajar SMP yang berada di lingkungan. Tentu sudah ada standar dari Disdik permasalahan kategori lingkungan untuk PSB Online," ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Abi bahrun juga menekankan kepada seluruh anggota DPRD kabupaten Bengkalis, untuk tidak melakukan interfensi atau menabrak peraturan yang berlaku dari dinas.
"Karena setiap pelajar yang berprestasi memang layak untuk belajar di sekolah yang bagus juga. Jangan sudah tidak pintar, bisa pulak belajar disekolah unggulan, karena ada interfensi anggota dewan. Kita minta sekolah transparan terkait penerimaan siswa baru tahun ini, khususnya SMAN 2 Mandau," tutup Abi Bahrun kepada GoRiau.com.(ric)