KOTOGASIB, GORIAU.COM - Tiga orang yang diduga germo atau mucikari dan sembilan yang juga diduga pekerja seks komersial (PSK) digelandang ke Mapolsek Lubuk Dalam, Siak, Riau. Mereka terjaring tim Pekat Koto Gasib yang melakukan razia terhadap warung remang-remang, cafe dan rumah yang dijadikan panti pijat di wilayah Kecamatan Koto Gasib.

Keterangan Sekretaris Camat Koto Gasib, Ari Darmawan S.SIP, Minggu (17/3/2-13) razia ini merupakan kemauan masyarakat Kecamatan Koto Gasib yang sudah resah dengan keberadaan tempat esek-esek.

''Dalam razia ini seluruh yang diamankan kita serahkan kepada Polsek Lubuk Dalam untuk ditindak lanjuti sesuai peraturan. Tim melakukan penyisiran warung remang-remang dan tak luput juga tempat panti pijat yang dirazia oleh masyarakat yang terdiri dari unsur masyarakat, ormas yang ada di Kecamatan Koto Gasib. Alhasilnya pada saat melakukan penyisiran berhasil mengamankan 9 orang yang diduga pekerja esek-esek dan juga mengamankan 3 orang diduga mucikari,'' jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Lubuk Dalam, AKP Ferdolin Nababan membenarkan adanya penyerahan 9 PSK dan tiga orang yang diduga mucikari ke Polsek Lubuk Dalam.

''Kita akan memeriksa PSK tersebut apabila terbukti melakuan aktifitas asusila dan juga sebagai mucikari akan kita ajukan ke pengadilan dan bagi PSK-nya kita serahkan kepada Dinas sosial Kabupaten Siak untuk ditindak lanjuti," kata Kapolsek. (sks)