
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kabupaten Kepulauan Meranti, hingga saat belum memiliki data yang lengkap tentang mutu air yang ada di setiap daerah, akibatnya, saat ada kebutuhan baik untuk sumur pompa maupaun kegiatan lainnya, tidak ada standar yang jelas. Karena itu, tahun ini, Pemkab berencana meneliti kondisi air di seluruh daerah.
''Rencananya tahun 2013 ini Dinas Pertambangan dan Energi akan melakukan penelitian sumber-sumber air. Tujuannya untuk mengetahui kondisi air dalam tanah sehingga bisa menjadi pedoman saat adanya kegiatan,'' ujar Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), Kabupaten Kepulauan Meranti, Herman didampingi Kabid Pertambangan Umum, Laode.
Penelitian itu, tambahnya, sangat berguna untuk mengetahui potensi air bersih di Meranti sehingga bisa digunakan pemerintah saat diperlukan. “Mudah-mudahan hasilnya bisa menggembirakan. Sehingga jika ada pembuatan sumur bor nantinya di Meranti sudah bisa mempedomani hasil penelitian tersebut,'' ujarnya.
Penelitian itu nantinya juga akan menghasilkan gambaran atau kondisi ril mengenai air baku dalam tanah yang ada di Meranti. Apakah dengan kedalaman tertentu kita bisa mendapat air bersih atau yang layak diminum karena dipastikan kondisi air baku tanah yan ada di Kepulauan Meranti masing-masing berbeda.
''Selain itu, dari penelitian tersebut juga akan diketahui kondisi dan struktur tanah di Meranti. Mulai dari berapa ketebalan gambut dan lain sebagainya. Hasil itu tentunya juga akan dimanfaatkan sebagai dasar perhitungan konstruksi bangunan untuk membangun gedung bertingkat dan lain sebagainya,” paparnya. (kpt)