JAKARTA – Tujuh dari 9 korban tewas (sebelumnya diberitakan 11 tewas), akibat truk tangki Pertamina menabrak sejumlah mobil dan motor di Jalan Alternatif Cibubur, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, Senin (18/7/2022), sudah teridentifikasi oleh tim forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Dikutip dari Tempo.co, Kepala Sub Direktorat Pelayanan Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Ajun Komisaris Besar Nugroho Lelono mengatakan, ketujuh korban tewas yang sudah teridentifikasi tersebut sudah dijemput keluarganya masing-masing untuk dimakamkan.

Nugroho Lelono mengatakan, korban yang yang berhasil teridentifikasi itu terdiri dari 3 laki-laki dan 4 perempuan.

''Jadi yang teridentifikasi hari ini empat orang, semalam tiga orang total tujuh orang dan dua belum teridentifikasi,'' kata dia dikutip dari keterangannya, Selasa (19/7/2022).

Ketujuh korban meninggal yang sudah teridentifikasi tersebut adalah:

1. Priyastini, 50 tahun, PNS TNI AL, warga Sukamanah, Jonggol, Bogor;

2. Peltu Suparno, 51 tahun, TNI AL, warga Sukamanah, Jonggol, Bogor;

3. Ardi Nurcahyanto, 23 Tahun, Ojol, warga Kalibaru, Cilodong, Depok;

4. Warni, 43 Tahun, warga Gunung Putri, Bogor;

5. Supriyatno, 45 tahun, warga Gunung Putri, Bogor;

6. Muhammad Sirot, 41 Tahun, Purworejo, Jawa Tengah;

7. Sugiyatmi, 38 Tahun, Purworejo, Jawa Tengah.

''Jadi dua jenazah yang keluarganya belum lapor atau belum lapor ke pos Antemortem RS Polri ini,'' kata Nugroho.

Nugroho meminta kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga untuk segera mendatangi RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Namun, Nugroho enggan menginformasikan jenis kelamin dua jenazah yang belum teridentifikasi karena bukan untuk konsumsi publik jika belum dijemput keluarga.

''Kalau metode kami ciri khusus itu tidak disampaikan kepada umum, biarkan mereka yang menyampaikan dulu nanti kita cocokkan tapi nanti kalau di akhir nanti kami lihat situasi,'' ujarnya.

Akan Bertanggung Jawab

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga memastikan perseroan akan bertanggung jawab atas kecelakaan yang terjadi di Jalan Alternatif Cibubur. Area Manager Comm, Rel, & CSR Pertamina Regional JBB Eko Kristiawan mengatakan perusahaan akan mengupayakan penanganan maksimal terhadap seluruh korban.

''PT Pertamina Patra Niaga menyampaikan permohonan maaf dan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban. Saat ini sedang dilakukan penanganan terhadap korban,'' kata Eko dalam keterangannya, Senin, 18 Juli 2022.

Mobil tangki Pertamina dengan nomor polisi B 9598 BEH menabrak sejumlah kendaraan bermotor di Jalan Transyogi Gunung Putri, Senin sore. Kecelakaan itu melibatkan satu minibus dan beberapa kendaraan lainnya.

Eko menuturkan penyebab kecelakaan sedang diinvestigasi. Pertamina pun bekerja sama dengan aparat berwajib. Di sisi lain, ia memastikan kecelakaan ini tidak menyebabkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) terganggu.

Kronologi Kecelakaan

Dikutip dari detik.com, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menjelaskan, truk Pertamina awalnya melaju dari arah Cibubur menuju Cileungsi. Lokasi kecelakaan terjadi di jalan menurun menuju lampu merah.

''TKP di sini, jadi kendaraan Pertamina berjalan dari arah Cibubur menuju Cileungsi. Di mana memang kondisi jalan menurun dan lampu merah ada kendaraan yang sedang berhenti,'' ujar Latif di lokasi, Senin (18/7/2022).

Truk Pertamina kemudian menabrak sejumlah kendaraan yang sedang berhenti di lampu merah tersebut.

''Jadi di situ yang terlibat ada roda empat dua. Roda dua ada 10,'' katanya.

Latif mengungkapkan data sementara korban tewas ada 11 orang. Semua korban dievakuasi ke RS Polri.

''Untuk sementara korban ada di Kramat Jati 11 orang meninggal dunia. Tapi ini kita masih akan cek ulang kembali, karena baru terjadi,'' imbuh Latif.

''Kita cek betul, identitas pun nanti akan kita cek nanti dengan melibatkan Dokkes untuk melakukan pemeriksaan,'' lanjutnya.

Tak Ada Jejak Rem

Latif belum mengungkap penyebab kecelakaan maut tersebut. Namun, dari hasil pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan jejak rem di lokasi.

''Kalau kami cek di lapangan ini sementara belum ada bekas rem. Tapi untuk lebih lanjut kami akan melakukan pemeriksaan kendaraan ini dengan teknisi," katanya.

Polisi telah mengamankan sopir truk tersebut. Sopir truk Pertamina akan dimintai keterangan terkait kecelakaan maut tersebut.***