
PEKANBARU – Sebanyak 660 guru di Provinsi Riau telah menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) fungsional Guru. SK tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Riau, Syamsuar di SMAN 1 Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), pada hari Kamis (3/8/2023).
Syamsuar dalam penyerahannya mengucapkan selamat kepada para tenaga pendidik yang baru saja menerima SK.
"Pertama sekali saya mengucapkan selamat kepada bapak/ibu guru sekalian, Allah SWT telah menakdirkan bapak/ibu mendapatkan SK ini," ujar Syamsuar.
Ia juga menyinggung tentang perjuangan guru honorer yang telah mengabdi selama 26 tahun, salah satunya adalah Mardia.
"Kemarin saya menyerahkan SK di Pekanbaru dan ada guru yang paling lama menjadi honorer itu sudah 20 tahun. Tapi sekarang disini bahkan ada yang sudah 26 tahun. Ini seperti mimpi tapi kenyataan," terangnya.
Provinsi Riau telah mengusulkan kebutuhan tenaga guru sebanyak 7.297 formasi. Namun, hanya 5.851 peserta yang lulus seleksi PPPK fungsional guru tahun 2022. Saat ini, hanya tersisa 5.810 orang. Gubernur Riau menegaskan bahwa kebutuhan PPPK tidak bisa dihindari untuk mengatasi kekurangan pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sementara itu, Mardia, salah seorang mantan guru honorer yang mengabdi selama 26 tahun saat menerima SK, tampak bahagia. Ia mengaku telah menjadi guru sejak tahun 1997 dengan penghasilan hanya Rp 500.000 per bulan.
"Alhamdulillah saat ini sudah diterima SK, dan saat ini saya berada di samping Gubernur Riau, seperti mimpi tapi ini adalah kenyataan," tuturnya.
Acara penyerahan SK dihadiri juga oleh Bupati Rohul, Sukiman, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamsol, dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan. ***