SELATPANJANG, GORIAU.COM - Empat hari pasca Pileg, ruangan khusus Caleg stres yang disediakan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Meranti masih belum berpenghuni. Para Caleg di Kepulauan Meranti belum terdengar bertindak aneh (stres, red) seperti yang terjadi di beberapa daerah di luar sana.

Kepastian masih kosong dari penghuni untuk ruangan khusus caleg stres itu disampaikan Kasubbag TU RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Mus Mulyadi, ketika dihubungi GoRiau.com, Minggu (13/4/2014) pagi. "Belum ada yang masuk, lagian sekarang ini kan belum penghitungan. Masih aman-aman saja," kata Mus melalui sambungan selularnya. Sementara itu, ketika ditanya kesiapan RSUD menangani kalau ada caleg yang stres, Mus mengatakan pihak RSUD siap menampung berapapun caleg stres nantinya. Namun demikian, mereka juga berharap agar di Kepulauan Meranti tidak ada caleg stres seperti yang terjadi di daerah lain. "Pada dasarnya kita tidak ada kapasitas ruangan. Berapapun yang masuk kita tampung, tapi kita juga berharap kalau dapat jangan ada caleg kita yang stres," tambahnya lagi. Dapat disampaikan pula, fenomena caleg stres pasca pileg bukanlah hal yang baru atau hal yang tidak masuk akal. Sebab, di beberapa daerah di luar sana sudah banyak caleg-caleg yang meminta uang 'beli suara' dikembalikan. Selain itu banyak juga yang meminta bantuan-bantuan yang telah mereka beri dikembalikan. Caleg-caleg itu dengan berani mengekspos ke media atas permintaan barang-barang atau uang yang telah mereka berikan beberapa waktu lalu. Padahal kegiatan 'money politic/ politik uang' itu ada sanksi tegasnya.(zal)