
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Sebanyak 16 orang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Indragiri Hilir yang terbagi dari 2 siswa IPA dan 14 siswa IPS pada tahun 2014 ini gagal atau tidak lulus ujian Ujian Nasional (UN) yang diselenggarakan satu bulan yang lalu. Sedangkan SMK lulus 100 persen.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Helmi D saat dikonfirmasi usai mengikuti upacara Hari Kebangkitan Nasional Selasa (15/5/2014) mengatakan, 16 siswa yang tidak lulus tersebut 10 diantaranya adalah siswa dari Madrasah Aliyah. ''Angka kelulusan tahun ini untuk IPA 99,88 persen dan IPS 99,61 persen," kata Helmi.
Ia menambahkan beberapa diantara siswa yang tidak lulus tersebut memang tidak mengikuti UN atau sudah berhenti dari sekolah sebelum UN berlangsung.
''Sedangkan untuk yang tidak lulus namun mereka memang masih berstatus pelajar maka kami himbau untuk mengikuti paket C yang akan dilaksanakan pada bulan Juni dan Juli tahun ini,'' ujar Helmi.
Helmi juga mengingatkan kepada siswa yang lulus untuk tidak melakukan konvoi maupun mencoret-coret seragam sekolah. ''Pengumuman akan kita laksanakan pada pukul 17. 00 sore ini dan yang mengambil nomor itu adalah orangtua dari siswa, bukan siswa sendiri karena kami menghindari mereka melakukan konvoi dan hal-hal lainnya," tutupnya. (ayu)