
JAKARTA, GORIAU.COM - Sarasehan Media SKK Migas di Wisma Mulia, Jakarta, yang diikuti ratusan jurnalis dari berbagai daerah penghasil migas di Indonesia, berlangsung 'panas' ketika Sekretaris SKK Migas Gde Pradnyana presentasi.
Suasana 'panas' yang dimaksud adalah muculnya berbagai pertanyaan yang mengkritisi SKK Migas. Sejumlah wartawan menilai SKK Migas tidak transparan, terutama tentang lifting dan cost recovery.
Bahkan Pemimpin Redaksi Riauterkini.com Ahmad S Udi, mengatakan, SKK Migas penuh dengan misteri. "Hingga kini kita menganggap SKK Migas ini masih penuh dengan misteri," kata Ahmad S Udi.
Sayangnya berbagai pertanyaan dan kritikan yang diajukan para wartawan tersebut, tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan dari Sekretaris SKK Migas Gde Pradnyana. "Jawaban yang diberikan Sekretaris SKK Migas tadi tidak nyambung dengan pertanyaan saya ajukann," kata salah seorang wartawan saat makan siang.
Bahkan ada sejumlah pertanyaan peserta sarasehan yang tidak dijawab sama sekali oleh Gde Pradnyana. "Pertanyaan yang saya ajukan tentang ketentuan penggunaan cost recoveri malah tidak dijawab sama sekali oleh Sekretaris SKKM Migas," kata wartawan lainnya.hashks