
JAKARTA, GORIAU.COM - Aliansi Pita Putih Indonesia (APPI) menggelar jumpa pers terkait perilaku buruk orang di desa-desa terutama laki-laki. Salah satu yang buruk itu adalah warga desa terutama yang pria lebih memilih membeli rokok dan pulsa ketimbang beras.
Ketua Umum Aliansi Pita Putih Indonesia (APPI) dr Sunitri Widodo mengatakan, di desa-desa tak memprioritaskan untuk membeli beras. Mereka lebih mengutamakan membeli rokok.
''Penduduk desa terutama laki-laki lebih mengutamakan membeli rokok daripada beras. Yang kedua setelah rokok adalah pulsa,'' ujar Sunitri dalam konferensi pers di Jakarta, seperti dilansir Antara Senin (15/9/2014).
Peran ibu dinilai masih lemah, karena di desa kesetaraan gender masih nomor dua. Salah satu kiat yang dilakukan oleh APPI dengan mendekati kepala desa tersebut dan mensosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Terdapat 10 PHBS yakni persalinan ditolong tenaga kesehatan, menyusui eksklusif, menimbang berat badan anak, mencuci tangan dengan air mengalir sabun, jamban sehat, memberantas jentik nyamuk, olahraga teratur, makan sayur dan buah, serta tidak merokok. ''Mencegah itu mudah tapi sulit dilakukan,'' tambahnya.
Upaya pencegahan itu juga terkait dengan penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional. Kalau masyarakat tidak peduli, maka dikhawatirkan akan membengkak biaya kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan.
Ketua Pelaksanaan Pentavalen, Giwo Rubianto Wiyogo, mengatakan pihaknya akan melakukan sosialisasi PHBS di tiga provinsi yakni Riau, Bali dan Kalimantan Selatan. ''Kami tidak hanya sekedar sosialisasi PHBS, tetapi juga sosialisasi manfaat imunisasi serta cara atau materi imunisasi yang muktahir,'' kata Giwo.
Giwo mengaku prihatin karena angka kematian bayi di Tanah Air sebanyak lima persen pada 2007. Sebagian besar penyebabnya adalah penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi seperti TBC, Polio, Campak, Difteri, Pertusis, Tetanus, Hepatitis B, dan Hemofilus Influenze.
APPI bekerja sama dengan Pusat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan untuk pemberdayaannya. ***