GROBOGAN, GORIAU.COM - Seorang siswi SMP di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini masih trauma, setelah menjadi korban penyekapan dan perkosaan. Korban disekap pacarnya selama seminggu di sebuah kos-kosan di wilayah Surakarta.

Kasus penyekapan itu terungkap setelah orangtua korban, membuat laporan lantaran putri mereka tak kunjung pulang dan telepon selulernya tidak bisa dihubungi. Sebelum hilang, korban diketahui bersama pacarnya berinisial KA alias Cucur yang tinggal Surakarta.

"Saat itu korban bersama pacarnya pamitan ke keluarga korban hendak pergi ke ATM menggunakan sepeda motor milik korban. Keluarga tidak menaruh curiga," ujar Kapolres Grobogan, AKBP Langgeng Purnomo, Rabu (4/6/2014).

Pihaknya kemudian bekerja sama dengan tim Polresta Surakarta untuk melacak keberadaan korban di hotel-hotel dan kos-kosan di wilayah itu. Dua hari melakukan penyisirian, akhirnya korban bersama pacarnya ditemukan di sebuah kos-kosan di kawasan Gilingan, Surakarta.

Polisi menggelandang Cucur ke Maporles Grobogan, karena dialah yang menyekap korban. Selama dalam penyekapan, Cucur juga beberapa kali menggauli Mawar dan mengancam akan membunuh remaja tersebut jika menolak. Tidak hanya itu, Cucur juga menjual motor korban seharga Rp3 juta kepada temannya.

Keluarga korban berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. Keluarga menilai perbuatan Cucur merusak keceriaan dan masa depan putri mereka. Kini Mawar lebih sering mengurung diri di kamar.***