PROBOLINGGO, GORIAU.COM - Di antara para penumpang pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak pada Minggu (28/12/2014), empat orang merupakan warga Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Mereka adalah pasangan suami istri, Indra Yulianto (51) dan VS Andrijany, serta kedua anaknya, Stephanie Yulianto (14) dan Albertus Eka Surya Yulianto (10).

Kepastian itu didapat setelah Lurah Kraksaan Wetan Nurahmat memberikan keterangan saat ditemui wartawan, Senin (29/12/2014) sore.

Setelah memperoleh manifest daftar penumpang pesawat, Nurahmat melakukan verifikasi atas keempat nama tersebut. Hasilnya, keempat orang itu memang warga Kraksan Wetan.

''Mereka berempat tercatat sebagai penduduk Kelurahan Kraksaan Wetan. Mereka warga saya. Saat ini kami masih belum tahu kabar terbarunya. Sebab, rumahnya kosong, hanya lampu depan yang hidup. Kabarnya, saudaranya pemilik toko Sumber Abadi di Jalan Panglima Sudirman, Kraksaan,” ujarnya.

Dalam pantauan wartawan, rumah Albertus terlihat kosong. Hanya lampu depan yang terlihat menyala. Sejumlah tetangga mulai berkerumun saat sejumlah wartawan berada di rumah tersebut.

Menurut seorang tetangga, Albertus dan keluarganya dikenal sebagai orang baik dan ramah. Setahu warga, Albertus adalah pengusaha tambak. Sejak berita pesawat AirAsia dinyatakan hilang kontak, rumah tersebut terlihat kosong.

Kisah Keluarga IGN Bobby yang Juga Hilang

Sementara itu dari Bali juga dikabarkan, IGN Bobby Sidharta beserta istri dan kedua anaknya merupakan salah satu dari 155 penumpang pesawat AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura yang hilang kontak dan hingga kini dalam pencarian petugas gabungan.

Sebelum lost contact pada Minggu (28/12) kemarin, Boby yang merupakan warga keturunan Bali dan berdomisili di Malang sempat menghubungi keluarganya di Banjar Tengah, Sempidi, Kabupaten Badung, Bali untuk mengucapkan hari raya Galungan.

''Terakhir pesannya ucapkan selamat Galungan pada 17 Desember kemarin. Itu saja pesan terakhir Bobby kepada saya,'' ucap Ketut Ngurah Kawit, adik sepupu Boby Sidahrta, Senin (29/12/2014).

Ngurah bersama keluarga besarnya di Bali berharap tidak terjadi apa-apa dengan hilangnya komunikasi pesawat. Dia juga masih berharap semua penumpang selamat.

''Saya berharap semuanya selamat. Semoga semuanya selamat, kami keluarga di sini selalu berdoa yang terbaik untuk seluruh penumpang,'' harapnya.

Ia menuturkan, sampai saat ini dirinya dan keluarga di Bali masih belum mengetahui kabar mengenai keberadaan Boby. Ia hanya memantau lewat media baik cetak maupun televisi. "Saya kaget saat dapat kabar dari keluarga besar di Jakarta yang bilang Mas Boby salah satu penumpang di pesawat AirAsia yang hilang," tuturnya.

Ngurah memaparkan jika pertemuan terakhirnya dengan Bobby, Gusti Ayu Made Keysa, Sari, dan Donna Indah Nurwati pada September 2013 silam. Saat itu, Bobby hadir dalam acara pernikahan Adik sepupunya I Gusti Nyoman Yuda Semara. "Mas Bobby merupakan sosok yang tegas dan berjiwa sosial tinggi untuk orang lain dan keluarganya," tandasnya. ***