JAKARTA - Pasca gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, terjadi fenomena baru di Sigi, daerah perbatasan Palu. Tiba-tiba tanah di daerah tersebut kehilangan kekuatannya dan berubah menjadi lumpur.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, melalui akun twitter.Dia menuturkan lumpur yang muncul tersebut menyebabkan bangunan dan pohon amblas. Sutopo mengatakan fenomena ini disebut dengan likuifaksi atau liquefaction.

''Munculnya lumpur dari permukaan tanah yang menyebabkan amblasnya bangunan dan pohon di Kabupaten Sigi dekat perbatasan Palu akibat gempat 7,4 SR adalah fenomena likuifaksi [liquefaction]," katanya melalui akun twitter, Sabtu (30/9/2018).

''Likuifaksi adalah tanah berubah menjadi lumpur seperti cairan dan kehilangan kekuatan," ujar Sutopo.

Adapun saat ini pemerintah tengah menyiapkan penanggulanan bencana di Sulawesi Tengah.Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan BNPB membutuhkan dana sekitar Rp 560 miliar untuk penanggulangan di Sulteng tersebut. ***