
TANGERANG, GORIAU.COM - Penyebab bunuh diri Iptu Budi Riyono, Kanit Lantas Polsek Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, masih teka-teki. Sumber di Polsek Cipondoh mengatakan, sebenarnya Helin Herliana asal Garut dengan kelahiran 29 Desember 1981 belum dinikahi sang anggota Polres Metro Tangerang itu.
Justru, Herlin yang bekerja di salah satu bank itu menolak dinikahi oleh korban, sebab Budi masih memiliki istri. Atas penolakan itu Iptu Budi Riyono lalu menembak kepalanya sendiri hingga tewas. Keduanya diakui warga seperti suami istri.
Ketua RT 06/02, Afandi Rudianto menuturkan bahwa Budi memang kerap kali mampir ke rumah Herlin warga Cluster Griya Kencana RT 06/02. Tetangga pun menyangka keduanya memang suami istri.
"Iya, cukup sering, Mas. Datangnya sih enggak nentu, tapi dalam seminggu pasti ada datang paling tidak sekali," kata Afandi.
Selama kerap mampir, kata Afandi, Budi sama sekali tidak pernah melapor ke RT atau warga lainnya. "Tidak pernah lapor, tapi warga sering lihat mereka. Akhirnya ya jadi tidak asing," katanya.
Afandi menuturkan, Herlin tinggal sendirian di rumah tersebut.
"Ibu Helin tinggal mengontrak dis ana. Dia penghuni baru, sejak Agustus 2015 kemarin. Tinggalnya sendirian saja, nggak ada orang lain atau anak kecil," katanya.
Sempat Gaduh
Sebelumnya, warga mengaku sempat mendengar suara gaduh dari rumah Helin Herliana di Cluster Griya Kenanga Blok D Nomor 6 Kelurahan Gondrong Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Di rumah itu pada Sabtu (31/10) ditemukan jasad Kanit Lantas Polsek Cipondoh Iptu Budi Riyono yang tewas setelah menembakkan pistol ke kepalanya sendiri.
"Ya kaget aja, enggak nyanga bakal kejadian seperti ini," ujar Suyati tetangga korban.
Menurut tetangga, Helim dikenal bukan hanya sebagai teman dekat Iptu Budi Riyono, tetapi sebagai istri muda korban. Menurut Suyati, selama ini korban dan istri mudanya itu sangat tertutup. Hanya ketika berangkat kerja saja terlihat.
"Kejadian sebenarnya kurang tahu saya, cuma warga sudah berkerumun di rumahnya," kata Suyati.***