SUNGAI LILIN - Personel Unit Reskrim Polsek Sungai Lilin, Polres Muba (Musi Banyuasin), Sumatera Selatan, Bripda Azan Fikri ditemukan tewas dengan kepala tertembus peluru. Polisi muda itu diduga bunuh diri, Senin (9/10) malam, usai mengantar calon istrinya RS (25).

Dikutip dari tribunnews.com, berdasarkan informasi yang dihimpun, warga Dusun VI Rawa Bening, Desa Tri Tunggal, Kecamatan Sungai Lilin, yang sedang jaga malam, mendengar bunyi letusan senpi satu kali, namun warga tidak mengetahui asal tembakan.

Selasa pagi, warga menemukan Azan tak bernyawa dalam mobilnya yang berjarak kurang lebih 30 meter dari rumah RS.

Dari penelusuran sripoku.com ternyata Azan meninggalkan pesan di laman Facebooknya.Akun Facebook bernama Azan Fikri mengunggah status bertuliskan, ''Maaf atas semuannya selamat tinggal''.

Status ini pun mengundang komentar beragam dari kerabat Azan.

@levi alil budi: Ya allah zan inilah status trakhr u .. tak nyangke u cepet ninggalke dunia ini ... smoga amal ibadah u diterima di sisi Allah SWT.

@priyagung aditama: Why ..? Berat untuk menerimanya...kami ikhlas.

@Trichi Devi: Ya Allah .. ini status terakhir nya 13 jam yang lalu... ap bener2 sudah tau ajalnya... semoga husnul khotimah.

Kapolres Muba AKBP Rahmat Hakim, SIK, melalui Kabag Ops Polres Muba Kompol Erwin Syahputra Manik, membenarkan atas kejadian tersebut.

Namun pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait anggota yang tewas bunuh diri.

''Kita belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kejadian ini.''

''Saat ini anggota kita sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin," ujarnya.***