
HAMPIR tiap hari ayahnya meningatkan Yung Leman agar rajin belajar dan jangan melalaikan mengerjakan PR. ''Leman... UN sudah dekat, kau harus rajin belajar, jangan malas-malasan!'' kata ayahnya.
''Ya... yah, tiap hari aku belajar kok!'' jawan Yung Leman santai.
Dasar Yung Leman, semua nasehat ayahnya itu hanya masuk telinga kiri dan keluar lagi di telinga kanan. Apa hyang dibilang ayahnya, hampir tak pernah dilaksanakan.
Pulang sekolah, kerjanya menonton tipi. Sore ia pergi menonton orang main futsal.
''Leman... kalau besok nilai ujian kau jelek lagi, awas ya... jangan coba-cobakau panggil aku AYAH lagi..!!'' saking kesalnya, si ayah mulai mengancam Yung Leman.
Esokan harinya, sepulang sekolah Yung Leman dicegat sang ayah di depan rumah dan langsung bertanya. ''Leman... bagaimana hasil ujian kau hari ini??''
Yung Leman pun menjawab spontan, ''Ampun Bro... hancur semua, Bro!!''