JAKARTA, GORIAU.COM - Helikopter milik TNI AD dinyatakan hilang kontak di wilayah Tarakan sejak sore tadi. Heli Bell 412 EP HA-5166 itu mengangkut 10 orang, tujuh di antaranya adalah prajurit Raider 100 Medan.

Menurut Kadispen TNI AD Kolonel Inf Andika Perkasa, Heli berisi 10 orang dengan berat muatan total 642 kg. Heli tengah membawa para prajurit ke perbatasan Malaysia."Heli membawa tiga kru dan tujuh anggota Pam perbatasan Kaltim, total load 642 kg," ujar Andika dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/1/2014).Helikopter itu berangkat dari Tarakan menuju perbatasan Malaysia di Long Bawan, Nunukan, Kalimantan Utara, sekitar pukul 13.14 Wita. Seharusnya heli itu tiba pukul 14.24 Wita.Berikut identitas kesepuluh orang yang berada dalam heli:Kru pesawat:1. Pilot Kapten Cpn Paul Simatupang2. Copilot Letda Cpn M. Kholiq3. Serka KasniantoAnggota pengamanan perbatasan Kaltim:1. Sertu Eliandy Saragih2. Kopda Rudianto3. Kopda Said Kelihu4. Kopda Heri Purnomo5. Praka Tri Gunardi6. Prada Jecky Hartoyo7. Pratu Feri KurniawanMedan SulitHeli Bell 412 milik TNI AD hilang kontak di rute penerbangan Tarakan menuju perbatasan Malaysia di Long Bawan, Nunukan, Kalimantan Utara. Lokasi hilang kontak diperkirakan saat heli berada di kawasan topografi sulit dan berhutan lebat."Saya dengar kabar heli TNI AD hilang kontak itu sekitar pukul 17.00 WITa sore tadi. Lokasinya diperkirakan berada di antara Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan dengan Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau," kata Kepala Badan Perbatasan Kabupaten Nunukan, Samuel ST Padan, ketika dikonfirmasi, Rabu (22/1/2014).Samuel menjelaskan, antara Krayan dan Mentarang, memiliki medan berat dengan topografi berbukit dan berhutan lebat khas hutan tropis Kalimantan. Jajaran pemerintahan di Kabupaten Nunukan juga tengah berkoordinasi dengan masyarakat Krayan."Dari lokasi tujuan antara Long Bawan dan Mentarang, kita sudah coba menghubungi radio SSB ke aparat Desa Binuang tapi belum tersambung. Kita masih coba mengontak. Cuaca sekarang di Krayan, mendung," ujar Samuel."Krayan ini memiliki luas 1.800 kilometer persegi. Sebagian besar masuk dalam wilayah hutan Taman Nasional Kayan Mentarang. Itu hutan perawan," tutupnya.Keterangan dihimpun dari sumber yang dapat dipercaya detikcom, Heli itu berjenis Heli Bell 412 EP HA-5166 dengan jumlag penumpang 10 orang yang terdiri dari 3 kru dan 7 prajurit Raider 100 Medan. Helikopter itu berangkat dari Tarakan menuju perbatasan Malaysia di Long Bawan, Nunukan, Kalimantan Utara, sekitar pukul 13.14 WITA. Seharusnya heli itu tiba pukul 14.24 WITA.Estimasi bahan bakar, seharusnya pesawat itu hanya bertahan 3 jam. Namun sampai dengan sore pihak Bandara Long Bawan dan bandara sekitarnya, tidak ada kontak sama sekali dengan heli tersebut. Kondisi cuaca terkini di kawasan Kalimantan Utara bercuaca buruk disertai angin kencang.***