
SELATPANJANG - Gema Pelita Nusantara (Gempita) menggalang dana kemanusiaan untuk Rohingya, di Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau. Aksi penggalangan dana ini sebagai bentuk kekesalan mereka atas kekerasan yang dialami Rohingya di Myanmar.
Koordinator aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk Rohingya, Zulfahmi yang juga Wakil Ketua Gempita, mengatakan kegiatan itu dimulai sejak tanggal 20 November 2016. Aksi penggalangan dana ini akan dihentikan ketika mereka sudah mendapatkan uang tunai belasan juta rupiah.
Baca Juga: Gagal Lindungi Rohingya, ASEAN Bubarkan Saja
Uang itu nantinya, tambah laki-laki yang akrab dipanggil Pak Usu ini lagi, akan dikirimkan untuk saudara seiman di Rohingya. Pengirimannya melalui organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang berkantor di Jakarta. "ACT ini organisasi yang aktif di kegiatan sosial. Mereka langsung yang mengantar bantuan ini ke titik kejadian," kata Zulfahmi alias Pak Usu, kepada GoRiau, Sabtu (26/11/2016).
Baca Juga: Riau Hari Kaji Wacana Penempatan Pengungsi Rohingya di Pulau Jemur
Kata Pak Usu lagi, dalam menggalang dana untuk Rohingya ini, terkadang mereka mendatangi toko atau tempat usaha yang ada di Kota Selatpanjang. Mereka tidak membedakan sama ada toko tersebut milik pribumi ataupun warga Tionghoa. "Saat relawan ramai, kita mendatangi toko-toko. Tapi kalau sudah sore, kita berdiri di simpang Taman Cikpuan," kata Pak Usu lagi.
"Hingga tanggal 26 November 2016, uang yang sudah terkumpul sekitar Rp8 juta lebih. Setiap hari, kita posting juga di media sosial berapa hasil sumbangan warga, kita khawatir nanti timbul fitnah kalau didiamkan," tambah Pak Usu.
Pak Usu juga menceritakan, penggalangan dana yang dilakukan setiap hari itu sebagai bentuk protes, dan amarah yang dirasakan atas kekerasan terhadap Rohingya di Myanmar.Gempita juga berharap di setiap kabupaten kota khususnya Provinsi Riau bisa melakukan kegiatan-kegiatan untuk membantu Rohingya, sebagai bentuk peduli sesama muslim.
"Saat melihat berita, kita telusuri apakah berita konflik di Myanmar itu betul. Setelah dipastikan memang terjadi, saya pribadi merasa prihatin, dan sampaikan ke kawan-kawan. Alhamdulillah mereka siap berpartisipasi menggalang dana ini," cerita Pak Usu.
Sebelum menggalang dana, Gempita sempat berkomunikasi dengan pihak kepolisian terkait rencana ini. Lalu, saat aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk Rohingya ini selesai, mereka kembali akan mengabarkan ke penegak hukum di Kepulauan Meranti. Dalam kegiatan penggalangan dana untuk Rohingya ini, Gempita juga dibantu Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) dan Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kepulauan Meranti.***#Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini