PEKANBARU, GORIAU.COM - Wacana pemerintah menempatkan pengungsi Rohingya di Pulau Jemur, Kabupaten Rokan Hilir, dianggap memperpanjang masalah dan tanggungjawab. Karena itu Pemprov Riau harus mengkaji untuk menolak rencana tersebut.

Anggota Komisi A DPRD Riau Sugianto mengatakan, soal pengungsi adalah masalah jangka panjang yang secara tak langsung juga akan memberikan efek pada masyarakat. Antara lain adalah masalah sosial dan budaya.

"Mereka ini secara budaya dan pemikiran tentu berbeda. Jadi kalau saya berpendapat, sebaiknya Riau menolak, masih banyak daerah lain yang juga bisa menampung," kata Sugianto, Rabu (3/6/2015).

Soal kemanusiaan, lanjut Sugi, bukan mesti memberikan Pulau Jemur sebagai tempat berteduh bagi pengungsi korban konflik di negara Myanmar tersebut. Khawatirnya, nanti justru Riau jadi tempat penampungan setiap ada pengungsi yang datang.

"Kita tahu masalah pengungsi, masalah imigran seperti yang diberitakan, sudah kewalahan bagi Riau untuk menyelesaikan. Walau nanti soal imigran ini di bawah naungan UNHCR, secara dampak sosial pasti berpengaruh dan menjadi tangungjawab kita nanti," jelas politisi PKB ini.

Sebagaimana diketahui, ribuan pengungsi Rohingya saat ini terdampar di wilayah Aceh Utara akibat konflik SARA di negerinya. Pemerintah saat ini tengah memikirkan tempat untuk membantu para pengungsi tersebut.(rul)