SELATPANJANG, GORIAU.COM - Sebaiknya masyarakat Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kecamatan Pulau Merbau, dan Kecamatan Merbau harus berdoa agar Jembatan di Sungai Perumbi tetap bisa digunakan. Pasalnya, hasil rapat semua pihak terkait pengangkutan tiang batu untuk listrik Alai-Mengkikip tetap akan diangkut melalui jembatan satu-satunya penghubung puluhan desa dengan pusat kota itu.

Sebagaimana disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Darat Dishubkominfo Kepulauan Meranti, Jumakir P, Senin (24/3/2014).

Kepada GoRiau.com, Jumakir mengaku Senin itu telah menggelar rapat bersama Distamben Kepulauan Meranti, PLN Selatpanjang, dan pihak ketiga selaku penyedia tiang batu yang beratnya 800 Kilogram untuk satu batang itu.

"Kita telah menggelar rapat dengan semua pihak terkait pengangkutan tiang batu untuk listrik Alai-Mengkikip itu, di Dishub Meranti," kata Jumakir.

Ditambahkannya, adapun hasil rapat adalah pengangkutan tiang batu tetap melewati jembatan Panglima Sampul di Sungai Perumbi Desa Alai. Padahal pengangkutan itu dikhawatirkan bisa membuat jembatan yang sudah berumur belasan tahun tanpa perawatan tersebut ambruk.

"Kita sepakati bahwa untuk sekali jalan harus mengangkut 2 batang, tidak boleh lebih," tambah Jumakir.

Kemudian ketika ditanya mengenai kendaraan yang dibenarkan untuk mengangkut tiang batu itu, demikian Jumakir, Dishub Meranti tetap mengizinkan truk yang dulu digunakan untuk mengangkut.

Padahal sebelumnya truk itu sempat dilarang dan Dishub melalui Jumakir pula mengatakan bahwa pihak ketiga tidak dibenarkan menggunakan truk tetapi harus menggunakan colt diesel, dan Dishub juga telat memasang rambu tonase maksimal 2 ton yang belakangan kembali mengganti rambu tonase menjadi 5 ton sebelum naik ke jembatan.

"Karena keterbatasan armada, akhirnya kita membenarkan pihak ketiga menggunakan truk itu. Dan itu tidak melebihi 5 ton," kata Jumakir menjelaskan.

Jumakir juga memastikan bahwa tiang yang masih harus diseberangkan melalui jembatan hanya tinggal 150 batang. Untuk yang akan datang tiang-tiang tersebut tidak lagi dibongkar di Perumbi melainkan di Lemak Babi.(zal)